triggernetmedia.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak, Ani Sofian melakukan pertemuan dengan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak guna membahas rencana pelaksanaan program prioritas untuk tahun 2024. Penurunan angka stunting dan menjaga stabilitas inflasi menjadi salah satu prioritas yang diperhatian Pemkot Pontianak.
“Kita bertemu untuk berkenalan sekaligus membahas pelaksanaan program yang telah disusun. Yang ditekankan, sesuai amanat Presiden lewat Pj Gubernur adalah penurunan stunting dan menekan inflasi,” ujar Ani, usai rapat koordinasi di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Abdurrahman Saleh, Selasa (26/12).
Menghadapi pemilihan umum (pemilu), Ani Sofian menekankan soal netralitas ASN. Ia menegaskan terdapat sanksi yang disiapkan kepada ASN yang menunjukan keberpihakan, baik disengaja ataupun tidak.
“ASN punya hak pilih, tapi cukup secara pribadi, bukan untuk disampaikan,” katanya.
Kemudian, sambungnya, persoalan selanjutnya adalah perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Pemkot Pontianak masih menggunakan jasa tenaga kontrak atau Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Pemerintah pusat memberikan batas akhir bagi pelaksanaan tenaga kontrak dan semisal harus ditiadakan sebelum bulan Desember, tahun depan,” sebut Ani Sofian.
“Perlu dibahas kelanjutan perekrutan PPPK,” katanya lagi.
Sementara, Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Mulyadi menambahkan, jajaran ASN di lingkungan Pemkot Pontianak siap mendukung setiap kebijakan Pj Wali Kota.
Mulyadi yakin jika Pj Walu Kota Pontianak itu mampu menyelesaikan persoalan lapangan Kota Pontianak, khususnya inflasi.
“Kita ada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak yang selalu memonitor harga pasar dengan turun ke lapangan,” ujarnya.
Mulyadi menambahkan, program yang dilaksanakan untuk tahun 2024 sudah disusun di tahun 2023 ini.
“Kami mendukung arahan Pj Wako,” tandasnya.



