triggernetmedia.com – Penjabat Gubernur (Pj) Kalimantan Barat, Harisson, menggelar pertemuan dengan Kepala Bulog Kalimantan Barat, Dedi Aprilyadi, dan timnya di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (5/12). Dalam diskusi tersebut, fokus utamanya adalah menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Pj. Gubernur mendorong Bulog untuk menjaga inflasi dengan memastikan pasokan beras Bulog terus tersedia di pasar.
“Saya berharap Bulog dapat terus mensuplai pasar dengan beras Bulog untuk menjaga agar harga tetap stabil,” tutur Harisson.
Selain itu, Harisson juga meminta sinergi yang erat antara Bulog dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam upaya menekan harga gula yang cenderung tinggi.
“Saya pinta Bulog dapat mendukung langkah-langkah pemerintah untuk menjaga harga gula agar tidak memberatkan masyarakat,” tambahnya.
Pertemuan ini juga bertujuan untuk mengkoordinasikan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Bulog dalam menekan angka inflasi di Kalbar.
Dedi Aprilyadi, Kepala Bulog Kalbar, menyatakan bahwa stok beras masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan. Dia juga melaporkan alokasi beras yang tersedia pada bulan Desember.
“Dalam kondisi saat ini, stok beras masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan. Kami juga telah melaporkan alokasi beras yang tersedia untuk bulan Desember serta penyaluran bantuan pangan. Alhamdulillah, semua proses berjalan dengan baik,” ungkap Dedi.
Namun, terkait harga gula yang tinggi, Kepala Bulog berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalbar untuk memberikan subsidi angkutan dari pabrik.
“Kami akan mengambil gula dari pabrik, dan kami berharap ada subsidi angkutan dari Pemerintah Provinsi agar harga gula yang kami jual di pasar Kalbar dapat mencapai harga acuan yang ditetapkan pemerintah,” harapnya.




