triggernetmedia.com – Plh Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Alfian, memberikan penghargaan kepada sekolah Adiwiyata se-Kalimantan Barat dalam acara yang digelar di Hotel Mercure Pontianak, Kamis, (5/10).
Program Adiwiyata, yang merupakan inisiatif dari Kementerian Lingkungan Hidup, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan hidup di kalangan warga sekolah.
Pada tahun 2023, program ini telah mencapai penyelenggaraan yang ke-17, setelah sempat terhenti pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19.
Program Adiwiyata dianggap sebagai langkah konkret dalam menangani masalah lingkungan hidup dan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya pelestarian lingkungan.
Sekolah-sekolah formal diharapkan menjadi pusat pengetahuan dan kesadaran lingkungan sejak dini.
Alfian menyatakan bahwa pemahaman tentang isu lingkungan hidup sebaiknya dimulai sejak dini dalam kehidupan manusia, agar kesadaran ini tumbuh secara alami.
“Konsep dasar program Adiwiyata adalah bahwa kesadaran lingkungan dapat ditanamkan melalui pendidikan, terutama di lingkungan sekolah,” ungkap Alfian.
Program Adiwiyata, yang merupakan Gerakan Peduli Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS), bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Program ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan tahun 2030.
“Meskipun program ini telah berjalan selama 17 tahun, data menunjukkan bahwa hanya sekitar 4,89% dari sekolah di Kalimantan Barat yang menjadi sekolah Adiwiyata,” tambah Alfian.
Oleh karena itu, pemerintah berharap dapat meningkatkan jumlah sekolah yang terlibat dalam program ini dengan kerjasama semua pihak.
Alfian mengapresiasi upaya dari kepala sekolah, guru, dan peserta didik dalam Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah.
Mereka dianggap sebagai penyiap dasar perubahan karakter manusia sejak usia dini menuju manusia Indonesia yang memiliki kesadaran berkelanjutan.
Alfian juga memberikan selamat kepada sekolah-sekolah yang berhasil lolos seleksi sebagai sekolah Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri.
Pada kesempatan yang sama, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat juga mendapat apresiasi atas peningkatan jumlah sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri.
Harapannya, mereka dapat terus menghasilkan sumber daya manusia yang peduli terhadap lingkungan dan melakukan inovasi agar program Adiwiyata dapat mencapai target dan tujuan pembangunan berwawasan lingkungan.




