triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Ketapang mulai sosialisasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Dokumen Arsitektur SPBE Kabupaten Ketapang. Sosialisasi tersebut dipimpin langsung Sekretaris daerah (Sekda) Ketapang Alexander Wilyo, di ruang rapat Kantor Bupati Ketapang. Selasa (17/1/2023)
Sekda Alex menjelaskan, dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE merupakan bagian reformasi birokrasi agar ASN lebih profesional, efektif, efisien dan akuntabel dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik.
Kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan untuk membiasakan perubahan dengan sistem berbasis elektronik.
“Harapan saya kepada para OPD, untuk membiasakan perubahan, seperti tandatangan digital, surat menyurat elektronik, agar mempermudah kita semua,” ujar Sekda Alex, dikonfirmasi triggernetmedia.com, Rabu (18/1/2023).
Menurutnya, di Kabupaten Ketapang sebenarnya sudah menerapkan tandatangan digital. Begitu juga surat menyurat elektronik.
“Kita sudah menerapkan tandatangan digital dan surat menyurat elektronik, untuk di Kalimantan Barat baru Ketapang yang melaksanakan,” katanya.
Kepada para OPD diminta tidak menganggap remeh terkait SPBE. Terlebih SPBE menjadi sistem yang dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja.
“Terima kasih Dinas Kominfo sudah mempersiapkan ini. Semoga kita lebih efektif dan efisien dalam bekerja, sehingga Ketapang menjadi maju dan masyarakatnya sejahtera,” tutupnya
Sebagai informasi, penyampaian informasi penilaian indeks SPBE di Kabupaten Ketapang tahun 2022 bernilai 1,9 atau katagori cukup.
Selain itu, dalam sosialisasi SPBE yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Ketapang ini, diantaranya menghadirkan narasumber dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Tony Dwi Susanto.




