triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Sambas menegaskan hal-hal yang berkaitan dengan aset, dan akses reforma agraria harus dapat dijangkau dan terlaksana demi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten itu.
Hal ini ditegaskan Bupati Sambas, H. Satono dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Ferry Madagaskar dalam Sidang Panitia Pertimbangan Landreform terkait program retribusi tanah di Kabupaten Sambas tahun 2022.
“Tentu pembahasan rencana ini sudah dilaksanakan beberapa kali, termasuk tahun lalu di Temajuk. Artinya kita sangat konsen juga terhadap reforma agraria untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Satono, Kamis (1/12/2022).
Bupati Satono menjelaskan, semua aspek pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah tidak akan lepas dari urusan agraria. Karena semua itu saling berkaitan erat dan bersinggungan satu sama lain.
“Pembangunan yang dilaksanakan pemerintah adalah demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu pemerintah selalu memperjuangkan dan memperhatikan bagaimana agar ekonomi masyarakat terus meningkat dengan membangun faktor pendukungnya,” ujarnya.
Meski demikian, sambung nya, sejauh ini program-program reforma agraria di Kabupaten Sambas sudah berjalan baik.
“Dan terkait kendala yang dihadapi di lapangan saya meminta kepada pihak terkait agar bisa menyelesaikannya dengan cara yang humanis,” tandas Bupati Satono.




