triggernetmedia.com – Kepala Badan Inteligen Negara Daerah (Kabinda) Kalimantan Barat, Brigjend Pol Rudi Tranggono meminta masyarakat Sanggau bijak bermedia sosial, jelang tahun politik pemilu 2024.
“Media sosial rawan dijadikan alat untuk memecah belah bangsa oleh pihak tertentu dengan berita hoax dan propaganda,” kata Kabinda Kalbar Brigjend Pol Rudi Tranggono dalam rapat koordinasi (rakor) kewaspadaan dini masyarakat yang digelar Badan kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) Kabupaten Sanggau di Ruang Musyawarah Lantai l Kantor Bupati Sanggau, Selasa (31/8/2022).
Brigjend Pol Rudi Tranggono menyebut, isu-isu politik dalam dam luar negri yang mesti di waspadai yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi keamanan bangsa dan perekonomian secara global.
Peran media sosial, sambungnya, kekinian menjadi tren yang dianggap berpengaruh besar untuk dapat menggiring opini publik, untuk menimbulkan isu politik dan isu- -isu lainya yang dapat menggangu ketahanan dan keamanan bangsa.
“Kita tidak bisa menelan mentah mentah informasi yang disajikan di media sosial, apalagi saat ini media sosial bayak dipergunakan oknum tertentu untuk memecah belahkan bangsa ini dengan pemberitaan hoax dan propaganda, yang dapat menimbulkan gejolak di masyarakat,” ujarnya.
“Kami berharap masyarakat Sanggau dapat menyikapi setiap isu dengan bijak, demi terciptanya situasi yang kondusif jelang tahun politik yang tidak lama lagi,” timpal Kabinda Kalbar Brigjend Pol Rudi Tranggono.
Semntara itu, Kepala Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat, Hermanus mengatakan, media sosial sangat berpengaruh besar pada prilaku masyarakat.
Dirinya meminta semua pihak dapat bijak dalam bermedia sosial.
“Jangan mudah terpengaruh dengan berita yang belum pasti kebenaranya, cermati semua pemberitaan dan cari tahu kebenaranya dari sumber yang kerdibel,” pesan Hermanus.
Bupati Sanggau Paolis Hadi menilai rakor yang digelar ini sangat penting, untuk mengetahui suara-suara dimasyarakat soal ancaman dan potensi konflik menjelang tahun politik dan gelaran Pemilu 2024.
“Kita berharap ditahun politik semua dapat berjalan dengan lancar, dan masyarakat Sanggau dapat lebih bijak dalam menerima isu propaganda, jangan mudah terpengaruh dengan berita hoax di media sosial, mari sama-sama kita ciptakan suasana yang aman tentram di Sanggau, karna Sanggau adalah rumah kita, ciptakan susana yang kondusif dirumah kita sendiri,” tandasnya.
Rakor kewaspadaan dini masyarakat mengusung tema “Peran Komunikasi Publik Media Sosial Sebagai Upaya Cegah Konflik Menghadapi Tahun Politik”.
Turut hadir Forkompimda Kabupaten Sanggau, Sekda Sanggau Kukuh Triyatmaka, Kepala Kesbangpol Sanggau Antonius, Sekretaris Kominfo Sanggau, Kristianus Heru Kristianto, Nut Kurniawan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Sanggau, FKUB, partai politik, ormas, OKP dan Tomas.

