triggernetmedia.com – Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalimantan Barat bertandang ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat, Selasa (26/7/2022). Wah ada apa ya?
Saat dikonfirmasi, menurut Adrianus kunjungan Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalimantan Barat itu merupakan agenda penyampaian program kerja yang berhubungan dengan pelaksanaan pemilu serentak 2024.
“Tadi kita pengurus Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalimantan Barat terdiri dari pengurus Bendahara Junardi dari Pemuda Tionghua Kalbar bersama Ketua Pemuda Jawa Kalbar, sekretaris Pemuda Batak Bersatu Kalbar menng berkunjung ke KPU Kalbar. Biasalah ini kan erat kaitannya dengan agenda penyampaian program kerja yang berhubungan dengan pelaksanaan pemilu serentak 2024 nanti,” ungkap Adrianus selaku Ketua Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalimantan Barat ini.
Meski pemilu baru akan di helat 2024 mendatang, pihaknya menilai sebenarnya tahapan-tahapan persiapan sudah mulai dilaksanakan oleh KPU.
“Sebelum hal-hal pokok mengenai pemilu terlaksana maka kami pikir sebagai organisasi pemuda lintas etnis di Kalbar tentunya kita juga perlu ambil peran ikutserta guna mensukseskan pesta demokrasi itu. Untuk itulah kenapa kami tadi datang ke KPU ini,” ujarnya.
Adrianus menegaskan, Pemuda juga memiliki peran dalam memperjuangkan kemerdekaan RI, hal itu ditandai dengan Ikrar Sumpah Pemuda yang berlangsung pada 28 oktober 1928.
Adrianus berharap KPU sebagai penyelenggara pemilu dapat melibatkan kaum muda dalam segala aktifitas yang berhubungan dengan pemilu.
“Karena gerakan kaum muda ini lebih frontal, dan siap pasang badan, menjadi garda terdepan dalam mengawal pelaksanaan pemilu di Kalbar 2024 mendatang agar terlaksana dengan baik, aman, damai, dan tentram sehingga para komisioner dapat bekerja dengan tenang pula,” katanya.
Adrianus bersama ormas lintas etnis lainnya menyatakan mendukung penuh serta meyakini di bawah kepemimpinan Bapak Hamdan bersama komisioner lainnya pelaksanaan Pemilu serentak 2024 dapat terlaksana dengan baik di Kalimantan Barat.
“Saya yakin dan percaya, di bawah kepemimpinan Pak Hamdan bersama komisioner lainnya pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan baik, sebab beliau-beliau ini orang-orang pilihan, tidak sembarangan bisa menjadi komisioner. Minimal berpengalaman di bidangnya,” tandas Adrianus.



