triggernetmedia.com – Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengungkapkan bahwa kabupaten itu memiliki luas perairan umum kurang lebih 450.257 hektare atau 3,27 persen dari luas perairan umum indonesia (13,3 juta hektare), terdapat 260 sungai dan anak-anak sungai, 266 danau.
“Dimana 27 danau lainnya merupakan danau lindung yang telah ditetapkan dengan keputusan Bupati Kapuas Hulu dan beberapa danau lindung adat yang dikelola dengan kearifan lokal,” katanya saat melakukan kegiatan restocking i danau Lindung Empangau, Sabtu (23/7/2022).
Menurutnya, pada ekosistem ikan air tawar yang ada di wilayah Kapuas Hulu dihuni oleh kurang lebih 297 jenis ikan, beberapa diantaranya merupakan ikan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi seperti arwana, gabus, jelawat, toman, belida, betutu, tambakan, lais , patin, baung, tapah, cat fish, botia, dan lain-lain.
“Sadar akan pentingnya kelangsungan habitat ikan air tawar di kawasan kita ini, maka pada hari ini Sabtu (23/7/2022) dilakukan kegiatan restocking ikan Arwana di danau Lindung Empangau ini,” ujar Bupati Sis.
Bupati Sis menegaskan, kegiatan restocking merupakan salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan untuk ditebarkan di perairan umum, pada perairan yang dianggap telah mengalami krisis akibat padat tangkap atau tingkat pemanfaatannya berlebihan.
“Jadi restocking melepas liarkan ikan Arwana kali ini dilakukan dengan melepas sebanyak 14 ekor, indukannya berasal dari danau lindung Empangau, ikan-ikan Arwana itu sebelumnya dibesarkan di aquarium atau kolam setelah mencapai usia indukan baru di lepas liarkan (restocking) kembali ke alam,” ujarnya.

Kepada masyarakat sekitar, Bupati Sis menghimbau agar menghentikan semua aktivitas penangkapan yang dapat mengancam kelestarian sumber daya ikan di perairan umum, khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu.
“Seperti penyetruman, penggunaan racun untuk menangkap ikan, penggunaan warin, memelihara ikan bersifat invasif dan atau jenis ikan yang berpotensi invasif pada keramba kayu, metal maupun keramba jaring apung yang bisa berpotensi lepas ke perairan umum, pemasangan alat tangkap di tempat yang dapat menghambat lalu lintas orang dan barang, menangkap induk ikan yang sedang bertelur dan tindakan penangkapan ikan tidak terpuji lainnya,” katanya.
Pada kesempatan ini Bupati Sis juga mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-22 untuk danau lindung Empangau. Dirinya berharap kedepannya dapat memberikan manfaat yang lebih besar lagi dalam pengelolaan sumber daya ikan dan dapat menjadi sektor unggulan perikanan dalam memenuhi kebutuhan ikan bagi masyarakat dan bisa mensejahterakan nelayan di desa Empangau, Kecamatan Bunut Hilir.
“Kami Pemerintah Daerah tentu akan berupaya untuk membantu dan mengembangkan danau lindung desa Empangau ini,” pungkasnya.
Kegiatan restocking ikan Arwana di danau lindung desa Empangau, Kecamatan Bunut Hilir ini turut dihadiri sejumlah OPD terkait beserta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.




