banner 120x600 banner 120x600

Sosialisasi Stunting, Bupati Karolin Ajak Warga Desa Lamoanak Utamakan Gizi Anak

Pentingnya dalam menangani stunting sedini mungkin, membuat Bupati Landak Karolin Margret Natasa memberikan sosialisasi stunting di Desa Lamoanak, Kecamatan Menjalin hadir. Jum'at (13/5/2022).
banner 468x60

triggernetmedia.com – Pentingnya menangani kasus stunting sedini mungkin, membuat Bupati Landak Karolin Margret Natasa terus memberikan edukasi sosialisasi stunting.

Sosialisasi stunting kali ini dilakukan Bupati Karolin di Desa Lamoanak, Kecamatan Menjalin.

Dalam paparannya, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menekankan pentingnya asupan gizi bagi anak-anak.

Menurutnya gizi anak merupakan prioritas dalam membentuk anak serta untuk mencegah terjadinya stunting.

“Stunting merupakan masalah besar bagi kita bersama secara lintas sektoral, hal ini dikatakan demikian karena banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Namun yang paling dasar dapat kita lakukan yakni memperbaiki gizi anak-anak kita, misalnya makanan yang diberikan harus lengkap nutrisinya yang terdiri dari nasi, lauk, sayur dan buah-buahan,” kata Karolin, Jum’at (13/5/2022).

Baca juga  KAB. KAPUAS HULU, STOCK BERAS MASIH AMAN

Bupati Karolin juga menyampaikan pentingnya memperbaiki stunting sejak dini, lantaran hal ini berpengaruh pada masa depan anak-anak.

“Kalau anak-anak kita stunting, maka akan menjadi masalah bagi mereka ke depan. Karena yang namanya stunting itu berkaitan dengan tinggi dan tumbuh kembang anak,” jelasnya.

“Jika tinggi badannya tidak sesuai misalnya anak kita mau masuk polisi atau tentara pasti sudah tidak lolos diawal, kemudian giginya juga mengalami kerusakan akibat sejak kecil tidak diajarkan sikat gigi.

Oleh sebab itu, ayo ibu-ibu kita beri perhatian anak-anak kita supaya masa depan mereka lebih baik,” sambung Karolin.

Selain itu, Bupati Karolin juga meminta ibu-ibu untuk tidak mengabaikan pentingnya ASI eklusif bagi bayi, mengingat ASI ekslusif adalah susu yang sangat diperlukan untuk perkembangan bayi.

Baca juga  Bahas LHP LPP, BPK RI Cenderung Soroti hubungan Kerja Dewas dan Dewan Direksi TVRI

“Ingat bayi usia 0-6 bulan harus diberikan ASI eklusif, jangan diberikan yang lain. Karena melalui ASI dipastikan kandungannya terjamin. Kalau usia bayi kita sudah 6 bulan keatas, maka dapat diberikan makanan pendamping asi seperti goncang (kole-kole),” pesannya.

“Selain itu saat anak sudah mulai tumbuh gigi, maka ajarkan anak untuk membersihkan giginya. Hal ini mungkin sulit namun pasti bisa, karena saya juga seorang ibu dan memiliki anak-anak yang pastinya juga mengalami bagaimana caranya mengurus anak,” tutup Karolin.

 

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.