triggernetmedia.com – Direktur Utama RSUP Persahabatan Jakarta, dr Agus Dwi Susanto mengungkap lonjakan pasien Covid-19 akibat varian Omicron membuat angka keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) mencapai 84,6 persen.
Agus menjabarkan pasien Covid-19 yang masih dirawat di RSUP Persahabatan hingga saat ini berjumlah 55 orang dari 65 bed yang tersedia.
Mereka berada di ruang isolasi 38 orang, ruang ICU 3 orang, 14 orang di antaranya merupakan pasien probable omicron.
“Saat ini kapasitas terisi 84,61 persen dari 65 tempat tidur. Jadi terisi 55 orang per hari ini yang tadi jam 06.00 WIB pagi ini. Pergerakannya cukup fluktuatif,” kata Agus dalam jumpa pers, melansir suara.com, Rabu (2/2/2022).
Secara kumulatif sejak 1 Januari hingga 2 Februari 2022 total pasien Covid-19 di RSUP Persahabatan mencapai 156 orang, padahal pada Desember 2021 mereka hanya merawat rata-rata 5 pasien Covid-19.
“Sampai tanggal 2 Februari pukul 04.00 WIB hari ini total selama bulan Januari-Februari pasien kami adalah 156 orang,” bebernya.
Agus melanjutkan, dari 156 pasien tersebut ada 56 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron, sementara 100 lainnya bukan Omicron.
“Kalau dilihat polanya itu kecenderungan makin kesini proporsi itu hampir 50 persen sudah omicron. Ke depannya diprediksi akan didominasi omicron pada bulan Februari akan kelihatan,” ungkapnya.
Agus menegaskan pentingnya vaksinasi Covid-19 sangat membantu meringankan efek infeksi virus sebab dari total 56 pasien Omicron di RSUP Persahabatan, 46 di antaranya bergejala ringan karena sudah divaksin.
Begitu pula dengan 100 pasien non-omicron, 44 orang di antaranya bergejala ringan karena sudah divaksin Covid-19.
“Jadi artinya memang yang belum divaksin akan memiliki resiko yang ke arah berat sama sedang. Sedangkan yang sudah divaksin iru sebagian besar ada di posisi ringan. bahwa vaksinasi itu penting. dengan vaksinasi, walaupun kena, itu ringan,” tutup Agus.



