triggernetmedia.com – Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Nanang Buchori menyatakan cuaca di Kalimantan Barat akhir-akhir ini berfluktuatif.
“Cuaca 2 hari yang lalu terjadi hujan di sebagian besar wilayah Kalbar, namun 1 hari terakhir cuaca panas dan tidak hujan,” katanya, Minggu (13/6/2021) melalui kanal info cuaca Kalbar BMKG.
Menurutnya, diprakirakan akan segera punahnya Badai Tropis “KOGUMA” yang saat ini telah menjadi Tropical Depression di Laut China Selatan dan akan aktifnya gelombang Atmosfer Madden Julian Oscillation di wilayah Samudra Hindia berdampak pada pembentukan pola angin yang mendukung terbentuknya awan-awan penghujan di Kalimantan Barat secara signifikan.
“Potensi akan adanya pembentukan awan hujan yang signifikan di wilayah Kalbar sehingga berpotensi terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat,” jelasnya.
“Diprakirakan potensi terjadi cuaca ekstrem tersebut setidaknya berlangsung pada periode tanggal 14 /d 18 Juni 2021 di sebagian besar wilayah Kalbar,” jelasnya lagi.
Masyarakat diimbau untuk mewaspadai dampak yang dipicu oleh cuaca ekstrem tersebut, seperti : hujan lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat, khususnya pada siang hingga sore hari.
Dampak angin kencang seperti tumbangnya pohon, tumbangnya papan baliho, kerusakan atap rumah, ataupun angin kencang bagi penerbangan harus diantisipasi masyarakat.
“Waspadai juga ampak petir yang bisa merusak peralatan elektronik di rumah, dan sebagainya. Karena cukup panjangnya periode diprakirakan cuaca ekstrem, perlu peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi terjadinya genangan, banjir dan tanah longsor,” ujar Nanang Buchori.
Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui :
• call center 0561 – 721142 ;
• http://www.bmkg.go.id;
• follow Fanspage Facebook dan Instagram : @infoBMKGKalbar;
• atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.
Pewarta : Ariz
Editor : Ariz




