triggernetmedia.com – Direksi PT. Indonesia Power PLTU Kalbar 1-Bengkayang, M Ahsin Sidqi, beserta rombongan, beraudiensi langsung dengan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, di Ruang Kerja Gubernur Kantor Gubernur Kalbar, Senin (3/5/2021).
Usai beraudiensi, M Ahsin mengatakan, pertemuan tersebut dilangsungkan untuk melaporkan pembangkit 2×100 milik PT. Indonesia Power, yaitu PLTU Kalbar 1-Bengkayang berbahan batu bara, telah beroperasi masuk ke sistem 150 Kv Khatulistiwa. Beroperasinya pembangkit listrik ini menjadi sebuah persembahan bagi masyarakat Kalimantan barat, karena PLTU batu bara ini menjadi besload.
“Hal ini tentu saja bisa menjadi lebih murah dan bisa mengurangsi ketergantungan dari impor yang selama ini dilakukan,” paparnya.
Selain itu, dia juga berharap Gubernur bisa mendukung pengembangan renewable energi yang menjadi strategi Indonesia Power di masa mendatang, agar bisa ada di Kalimantan Barat. Ahsin menyatakan pihaknya ingin maju dan tumbuh bersama masyarakat Kalimantan Barat dalam penyediaan energi listrik.
“Untuk pengelolaan sampah yang menjadi briket-briket bahan bakar subtitusi batu bara, sudah kami lakukan dengan program yang namanya Co-Firing. Itu juga bisa dilakukan dan mudah-mudahan ini bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” imbuh dia.
Sebagaimana diketahui, audiensi tersebut merupakan rangkaian kegiatan silaturahmi Ramadhan yang dilakukan Direksi PT. Indonesia Power dalam rangka memeriksa kendala, serta kesiapan selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri di Kalbar.
Program tersebut dinilai luar biasa karena dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan dan memperbanyak energi terbarukan tanpa investasi pembangkit, akan tetapi menggunakan pembangkit milik PT. Indonesia Power atau milik swasta lainnya. (*)




