Rabu, 22 April 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Headline

Salahkan Busana Perempuan dalam Peningkatan Perkosaan, PM Pakistan Dikecam

ariz by ariz
9 April 2021
in Headline, Internasional, News, Sorotan, Sospolhukam
0
Salahkan Busana Perempuan dalam Peningkatan Perkosaan, PM Pakistan Dikecam
1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Para aktivis hak asasi Pakistan mengecam Perdana Menteri Imran Khan, setelah mantan pemain kriket itu menyalahkan cara perempuan berpakaian dalam peningkatan kasus pemerkosaan.

Dalam sebuah wawancara di televisi yang disiarkan secara langsung akhir pekan lalu, Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan mengatakan peningkatan angka pemerkosaan mengindikasikan “konsekuensi dalam masyarakat mana pun, ketika vulgaritas sedang meningkat”.

Related posts

Investasi Tembus Rp498 Triliun, Lampaui Target Awal 2026

Investasi Tembus Rp498 Triliun, Lampaui Target Awal 2026

22 April 2026
Digitalisasi Pajak Tingkatkan Penerimaan Daerah di Pontianak

Digitalisasi Pajak Tingkatkan Penerimaan Daerah di Pontianak

21 April 2026

Lalu lulusan Oxford itu menyebutkan “insiden pemerkosaan … sebenarnya telah meningkat sangat pesat di masyarakat,” katanya.

Dia menyarankan perempuan untuk menutupi (tubuh) untuk mencegah timbulnya godaan.  Demikian dikutip dari kantor berita AFP.

“Seluruh konsep ‘purdah’ ini untuk menghindari godaan, namun tidak semua orang memiliki kemauan untuk menghindari hal itu,” katanya, sambil menggunakan istilah yang bisa merujuk pada pakaian sederhana atau perbedaan jenis kelamin.

Ratusan orang telah menandatangani pernyataan yang beredar via online hari Rabu (07/04), yang menyebutkan komentar Khan “secara faktual salah, tidak sensitif dan berbahaya”.

Kesalahan pada pelaku dan sistem

“Kesalahan semata-mata terletak pada pemerkosa dan sistem yang memungkinkan terjadinya pemerkosaan, termasuk budaya yang dipupuk lewat pernyataan-pernyataan, seperti yang dikemukakan oleh (Khan),” tulis petisi itu.

Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan, yang merupakan pengawas HAM independen, mengatakan pihaknya “terkejut” dengan komentar Khan.

“Komentarnya tidak hanya mengkhianati rasa “ketidaktahuan yang membingungkan” tentang di mana, mengapa dan bagaimana pemerkosaan terjadi, tetapi juga menyalahkan korban pemerkosaan, yang seharusnya sudah diketahui pemerintah, dapat berkisar korbannya mulai dari anak-anak hingga korban kejahatan kehormatan,” katanya.

Aturan “kehormatan” yang mengorbankan nyawa perempuan Pakistan adalah sebuah negara yang sangat konservatif di mana korban pelecehan seksual sering dipandang curiga dan pengaduan atas tindak tkriminal tersebut jarang diselidiki secara serius.

Sebagian besar kehidupan masyarakatnya dikungkungi aturan “kehormatan” di mana perempuan yang dianggap menimbulkan “rasa malu” pada keluarga, kerap dijadikan sasaran kekerasan atau pembunuhan. Dilansir dari AFP, Pakistan hampir selalu menempati peringkat terburuk di dunia untuk masalah kesetaraan gender.

Protes nasional meletus tahun lalu ketika seorang kepala polisi menegur korban pemerkosaan beberapa pria, karena mengemudi di malam hari tanpa pendamping laki-laki. Perempuan itu diserang di depan anak-anaknya di pinggir jalan raya, setelah mobilnya kehabisan bahan bakar.

Tahun lalu, Khan juga dikritik setelah penampilan dia di televisi, di mana orang nomor satu di Pakistan itu gagal menentang pernyataan seorang ulama yang mengatakan virus corona timbul karena kesalahan perempuan.

Kontroversi terbaru terjadi ketika penyelenggara di balik Pawai Hari Perempuan Internasional bertempur melawan apa yang mereka sebut kampanye disinformasi terkoordinasi terhadap mereka, termasuk lewat penyebaran foto dan video palsu secara online.

Akibatnya, mereka dituduh melakukan penistaan agama – masalah yang sangat sensitif di Pakistan, di mana tuduhan-tuduhan serupa sebelumnya telah menyebabkan serangan massa.

Beberapa kalangan juga menuduh para pemimpin pawai menyebarkan budaya Barat. Dalam penampilan TV akhir pekannya, Khan juga menyalahkan tingkat perceraian di Inggris akibat budaya “seks, narkoba, dan rock and roll” yang dimulai pada tahun 1970-an, ketika Khan yang dua kali bercerai mendapatkan reputasinya di London sebagai ‘playboy‘. rzn/gtp (AFP, berbagai sumber)

 

Sumber : Suara.com

About Author

ariz

See author's posts

Tags: aktivis hak asasiKasus PemerkosaanpakaianPakistanSalahkan Busana Perempuan
Previous Post

Komnas HAM Soal Perpres Pemenuhan Hak Korban: Jangan Seperti Bagi Sembako

Next Post

Joe Biden Kucurkan Rp 3,4 T Dana Bantuan untuk Palestina

Next Post
Joe Biden Kucurkan Rp 3,4 T Dana Bantuan untuk Palestina

Joe Biden Kucurkan Rp 3,4 T Dana Bantuan untuk Palestina

Investasi Tembus Rp498 Triliun, Lampaui Target Awal 2026

Investasi Tembus Rp498 Triliun, Lampaui Target Awal 2026

22 April 2026
Digitalisasi Pajak Tingkatkan Penerimaan Daerah di Pontianak

Digitalisasi Pajak Tingkatkan Penerimaan Daerah di Pontianak

21 April 2026
Edukasi RSUD SSMA: Cuci Tangan Benar Bisa Cegah Infeksi

Edukasi RSUD SSMA: Cuci Tangan Benar Bisa Cegah Infeksi

21 April 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Investasi Tembus Rp498 Triliun, Lampaui Target Awal 2026
  • Digitalisasi Pajak Tingkatkan Penerimaan Daerah di Pontianak
  • Edukasi RSUD SSMA: Cuci Tangan Benar Bisa Cegah Infeksi

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Investasi Tembus Rp498 Triliun, Lampaui Target Awal 2026

Investasi Tembus Rp498 Triliun, Lampaui Target Awal 2026

22 April 2026
Digitalisasi Pajak Tingkatkan Penerimaan Daerah di Pontianak

Digitalisasi Pajak Tingkatkan Penerimaan Daerah di Pontianak

21 April 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600