banner 468x60

Laporan tentang Pemerkosaan Wanita Uighur di Kamp China Bikin AS Gelisah

Trigger Netmedia - 4 Februari 2021
Laporan tentang Pemerkosaan Wanita Uighur di Kamp China Bikin AS Gelisah
Ilustrasi wanita Uighur diperkosa di kamp.  - ((Shutterstock)

triggernetmedia.com – Sebuah laporan tentang wanita Uighur yang diperkosa dan disiksa secara sistematis di kamp pendidikan China dirilis oleh BBC Rabu (03/02).

Menyadur kantor berita yang sama pada hari in, Kamis (04/02) Amerika Serikat telah menuntut konsekuensi serius atas laporan itu.

 

Departemen luar negeri AS mengatakan pihaknya sangat terganggu oleh kekejaman yang dilaporkan BBC berdasarkan wawancara dengan mantan tahanan dan seorang penjaga.

“Kami sangat terganggu oleh laporan, termasuk kesaksian langsung, pemerkosaan sistematis dan pelecehan seksual terhadap wanita di kamp-kamp interniran untuk etnis Uighur dan Muslim lainnya di Xinjiang”.

“Kekejaman ini mengejutkan hati nurani dan harus dihadapi dengan konsekuensi serius.”

Para peserta didik kamp pendidikan vokasi etnis Uighur di Kota Kashgar, Daerah Otonomi Xinjiang, Cina, mengikuti kelas ilmu hukum, Jumat (3/1). [ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie]

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne juga mengomentari laporan itu, dengan mengatakan PBB harus diberi akses segera ke kawasan itu.

“Kami menganggap transparansi menjadi yang paling penting dan terus mendesak China untuk mengizinkan pengamat internasional, termasuk Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet, untuk diberikan akses langsung, bermakna dan tanpa batas ke Xinjiang pada kesempatan paling awal,” katanya.

Sementara itu, kelompok HAM mengatakan pemerintah China telah mencabut kebebasan beragama dan kebebasan lainnya dari orang Uighur secara bertahap.

Aksi ini memuncak pada sistem pengawasan massal, penahanan, indoktrinasi, dan bahkan sterilisasi paksa yang menindas.

 

Namun pada hari Rabu, juru bicara kementerian luar negeri China Wang Wenbin menuduh BBC membuat laporan palsu yang sepenuhnya tanpa dasar faktual.

Selama ini China secara konsisten membantah tuduhan pelanggaran HAM di Xinjiang dan mengatakan kamp-kamp itu bukanlah tempat penahanan, melainkan pusat pendidikan dan pelatihan kejuruan.

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Prediksi Spanyol vs Swedia di Grup E Euro 2020: Sama-sama Terdampak Covid-19

Prediksi Spanyol vs Swedia di Grup E Euro 2020: Sama-sama Terdampak Covid-19

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Prediksi Polandia Vs Slovakia di Grup E Euro 2020 14 Juni 2021

Prediksi Polandia Vs Slovakia di Grup E Euro 2020 14 Juni 2021

Headline   Internasional   News   Sport
Euro 2020: Jelang Prancis Vs Jerman, Bentrok Mbappe Vs Giroud terjadi di Kubu Les Bleus

Euro 2020: Jelang Prancis Vs Jerman, Bentrok Mbappe Vs Giroud terjadi di Kubu Les Bleus

Headline   Internasional   Sepak Bola   Sorotan
Waspada Taper Tantrum! Sri Mulyani: Ada Risiko Dana Asing Kabur dari Indonesia

Waspada Taper Tantrum! Sri Mulyani: Ada Risiko Dana Asing Kabur dari Indonesia

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Babak Belur karena Pandemi, Pertamina Tetap Sumbang Dividen ke Negara Rp 8,5 Triliun

Babak Belur karena Pandemi, Pertamina Tetap Sumbang Dividen ke Negara Rp 8,5 Triliun

Bisnis   Ekonomi   Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan
Anies Dipanggil Airlangga karena Kasus Covid-19 Meroket, Bakal Tarik Rem Darurat?

Anies Dipanggil Airlangga karena Kasus Covid-19 Meroket, Bakal Tarik Rem Darurat?

Ekonomi   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Baliho Puan Maharani Bertebaran, PDIP: Tunjukan Kesiapan Sekaligus Pengenalan

Baliho Puan Maharani Bertebaran, PDIP: Tunjukan Kesiapan Sekaligus Pengenalan

Headline   Nasional   News   Politik   Sorotan
Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba

Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mahfud MD: RKUHP Harus Segera Disepakati Meski Tak Semua Setuju

Mahfud MD: RKUHP Harus Segera Disepakati Meski Tak Semua Setuju

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Ojol Ditangkap Bawa Pesanan Miras Disampaikan ke Kapolri, Keluarga Diminta Hubungi DPR

Ojol Ditangkap Bawa Pesanan Miras Disampaikan ke Kapolri, Keluarga Diminta Hubungi DPR

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

[origincode_videogallery id=”2″]