Direktur PT MIT Hiendra Didakwa Suap Nurhadi Rp 45,7 Miliar

Trigger Netmedia - 22 Januari 2021
Direktur PT MIT Hiendra Didakwa Suap Nurhadi Rp 45,7 Miliar
Sidang perdana Hiendra Soenjoto, terdakwa kasus suap eks Sekretaris MA Nurhadi.  - (Suara.com/Welly Hidayat)

triggernetmedia.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi atau Tipikor Jakarta Pusat menggelar sidang perdana Direktur PT. Multicon Indrajaya Terminal (MIT), Hiendra Soenjoto dalam perkara suap dan gratifikasi Mahkamah Agung tahun 2012-2016, Jumat (22/1/2021).

Agenda sidang pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK terhadap Hiendra yang diduduk sebagai terdakwa. Hiendra dalam dakwaan tebukti memberikan uang suap kepada eks Sekretaris MA, Nurhadi mencapai Rp 45,7 miliar.

 

“Telah melalukan beberapa perbuatan yang ada hubungan sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai perbuatan berlanjut, memberi atau menjanjikan sesuatu yaitu uang sejumlah Rp45,7 miliar kepada Nurhadi selaku sekretaris MA tahun 2012-2016,” kata Jaksa KPK Gina Saraswati saat membacakan dakwaan.

Jaksa Gina menyebut uang itu diberikan Hiendra melalui menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono. Uang suap itu diberikan agar Nurhadi dapat membantu perkara Hiendra yang bergulir di persidangan.

“Dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya,” ucap Gina.

Perkara yang membuat Heindra menyuap Nurhadi dan Rezky agar dapat mengurus perkara antara PT. Multicon Indrajaya Terminal (PT. MIT) melawan PT. Kawasan Berikat Nusantara (PT.KBN).

Dimana, terkait dengan gugatan perjanjian sewa menyewa depo container milik PT. KBN seluas 57.330 meter persegi dan seluas 26.800 meter persegi yang terletak di wilayah KBN Marunda Kavling C3-4.3 dan gugatan melawan Azhar Umar terkait dengan sengketa kepemilikan saham PT. MIT.

 

“Yang bertentangan dengan kewajiban Nurhadi selaku penyelenggara negara,” tuturnya.

Atas dasar itu, Hiendra didakwa melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Yogyakarta dan Jakarta Tak Mampu Lockdown, Rizal Ramli: Efek Jokowi Malah Sibuk Proyek

Yogyakarta dan Jakarta Tak Mampu Lockdown, Rizal Ramli: Efek Jokowi Malah Sibuk Proyek

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sospolhukam   Sport
Kepala BKN Masuk Komnas HAM dari Pintu Belakang, MAKI: Artinya Ada yang Ditutupi

Kepala BKN Masuk Komnas HAM dari Pintu Belakang, MAKI: Artinya Ada yang Ditutupi

ASN   Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
3 Kali Absen, Azis Syamsuddin Akhirnya Nongol Rapat Paripurna RUU PDP di DPR

3 Kali Absen, Azis Syamsuddin Akhirnya Nongol Rapat Paripurna RUU PDP di DPR

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Target Jadi Produsen Halal Dunia, Indonesia Bangun 5 Kawasan Industri Halal

Target Jadi Produsen Halal Dunia, Indonesia Bangun 5 Kawasan Industri Halal

Headline   Industri   Internasional   Kesra   Nasional   News   Sorotan
Indonesia Darurat Covid-19, KPAI Tak Setuju Sekolah Dibuka Juli Tahun Ini

Indonesia Darurat Covid-19, KPAI Tak Setuju Sekolah Dibuka Juli Tahun Ini

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pendidikan   Sorotan   Sospolhukam
Bangun Zona Integritas, Kapolres Ketapang: Polisi Modern Melayani Publik Secara Cepat, Modern, Bebas Korupsi

Bangun Zona Integritas, Kapolres Ketapang: Polisi Modern Melayani Publik Secara Cepat, Modern, Bebas Korupsi

Headline   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Sospolhukam
Monitoring Vaksinasi Massal, Bupati Landak: Sukseskan 1 Juta Vaksinasi Sehari

Monitoring Vaksinasi Massal, Bupati Landak: Sukseskan 1 Juta Vaksinasi Sehari

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   Landak   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
3 Aturan Pendaftaran CPNS 2021 yang Segera Dibuka

3 Aturan Pendaftaran CPNS 2021 yang Segera Dibuka

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik
Ekonomi Kian Sulit Sejak Pandemi, Pernikahan Anak pun Dilaporkan Meningkat

Ekonomi Kian Sulit Sejak Pandemi, Pernikahan Anak pun Dilaporkan Meningkat

Headline   Internasional   Kesehatan   Kesra   News   Sorotan   Sospolhukam
5 Jenis Teh Tak Biasa Ini Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Wajib Dicoba!

5 Jenis Teh Tak Biasa Ini Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Wajib Dicoba!

Artikel   Headline   Infotainment   Lifestyle   Serba-serbi   Tips

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com