Sputnik V Jadi Vaksin Keempat Terbanyak yang Diproduksi di Dunia

Trigger Netmedia - 11 Januari 2021
Sputnik V Jadi Vaksin Keempat Terbanyak yang Diproduksi di Dunia
Vaksin Sputnik V milik Rusia. - (Anadolu Agency/Sefa Karacan)

triggernetmedia.com – Vaksin Sputnik V yang dikembangkan oleh Gamaleya Institut masuk ke dalam jajaran tujuh besar merek vaksin Covid-19 yang paling banyak diproduksi di dunia.

Pusat Inovasi Kesehatan Duke Global mencatat produksi vaksin Sputnik V sebanyak 504 juta dosis per Desember 2020. Dari total produksi tersebut, vaksin Sputnik V akan dikirimkan ke beberapa negara pemesan seperti India, Brasil, dan Meksiko.

 

Sebagaimana diketahui, banyak negara sudah menjalin komitmen dengan Rusia untuk membeli vaksin Sputnik V seperti India (100 juta dosis), Brasil (50 juta dosis), Uzbekistan (35 juta dosis), dan Meksiko (32 juta dosis).

Selain itu, ada Nepal dan Mesir yang telah memiliki komitmen untuk memesan 25 juta dosis vaksin Sputnik V.

 

Kemudian negara lain yang tertarik memesan vaksin Sputnik V ialah Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Argentina, hingga Filipina.

Banyaknya jumlah pesanan Sputnik V membuktikan vaksin Covid-19 asal Rusia telah menjadi primadona bagi banyak negara di dunia.

Selain membeli langsung, ada beberapa negara yang menjalin kerja sama produksi vaksin Sputnik V. Misalnya, GL Rapha asal Korea Selatan bersama dengan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) telah menyetujui untuk memproduksi lebih dari 150 juta dosis vaksin Covid-19 Sputnik V per tahun.

 

“Sputnik V didasarkan pada platform vektor adenoviral manusia yang aman dan efektif,” kata CEO Dana Investasi Langsung Rusia, Kirill Dmitriev, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Berikut ini tujuh besar merek vaksin Covid-19 dengan produksi terbanyak di dunia menurut laporan Pusat Inovasi Kesehatan Duke Global.

 

  1. AstraZeneca-Universitas Oxford (2,8 miliar dosis)
  2. Novavax (1,3 miliar dosis)
  3. Pfizer-BioNTech (923 juta dosis)
  4. Sputnik V (504 juta dosis)
  5. Moderna (491 juta dosis)
  6. Sinovac (289 juta dosis)
  7. Sinopharm (70 juta dosis)

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Jadi Istri Pejabat, Arumi Bachsin Berhenti Beli Tas Branded

Jadi Istri Pejabat, Arumi Bachsin Berhenti Beli Tas Branded

Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Trend
Resep Bakwan Oat Meal Rendah Kalori, Cocok untuk Diet

Resep Bakwan Oat Meal Rendah Kalori, Cocok untuk Diet

Headline   Lifestyle   Recipes   Tips   Trend
Empat Tips Masak Mi Instan, Lebih Sehat dan Enak Buat Anak Kos

Empat Tips Masak Mi Instan, Lebih Sehat dan Enak Buat Anak Kos

Food   Headline   Lifestyle   Recipes   Tips   Trend
Sekjen PSSI: Shin Tae-yong Ingin TC Timnas Indonesia U-18 Digelar Akhir Bulan Ini

Sekjen PSSI: Shin Tae-yong Ingin TC Timnas Indonesia U-18 Digelar Akhir Bulan Ini

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport
Jelang Liga 1 2021, Bali United Siap Hadapi Persik Kediri

Jelang Liga 1 2021, Bali United Siap Hadapi Persik Kediri

Headline   Nasional   News   Sport   Superliga
Menteri BUMN Erick Thohir Pastikan Stok Obat Covid-19 Masih Cukup

Menteri BUMN Erick Thohir Pastikan Stok Obat Covid-19 Masih Cukup

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Hingga Mei 2021, APBN Sudah Tekor Rp 219,3 Triliun

Hingga Mei 2021, APBN Sudah Tekor Rp 219,3 Triliun

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kasus Covid-19 Melejit, Target 8 Persen Ekonomi Kuartal II Bisa Tercapai?

Kasus Covid-19 Melejit, Target 8 Persen Ekonomi Kuartal II Bisa Tercapai?

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
5 Aturan Baru PPKM Mikro yang Diperketat, Berlaku hingga 5 Juli

5 Aturan Baru PPKM Mikro yang Diperketat, Berlaku hingga 5 Juli

Ekonomi   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri: Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan PPKM Mikro

Mendagri: Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan PPKM Mikro

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com