Polres Ketapang Gelar Latihan Gabungan Atasi Gangguan Dalmas Pilkada

  • Bagikan
Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono memantau langsung latihan dalmas gabungan di halaman Mapolres Ketapang. Rabu (12/8/2020).
banner 468x60

triggernetmedia.com – Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono menyatakan, Pemilu Kepala Daerah Kabupaten Ketapang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. Dalam rangka mengamankan Pilkada serentak di Kabupaten tersebut, Polres Ketapang bersama anggota Batalyon A Kompi 4 Pelopor Brimob Polda Kalbar telah melaksanakan latihan bersama guna meningkatkan kemampuan pengendalian massa (Dalmas).

“Latihan bersama ini berlangsung di halaman Mapolres Ketapang,” jelasnya Rabu (12/8/2020) malam.

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono mengaku memantau langsung latihan Dalmas gabungan itu. Dirinya menegaskan, latihan rutin peningkatan kemampuan Dalmas ini merupakan salah satu bentuk kesiapan personil kepolisian dalam mengamankan rangkaian tahapan Pemilukada tahun 2020 di Kabupaten Ketapang.

“Kabupaten Ketapang adalah salah satu dari 7 kabupaten yang menggelar Pemilihan kepala daerah yang dimana tahapan pemilukada 2020 sudah di depan mata, maka jajaran anggota Polres Ketapang bersama anggota Batalyon A Kompi 4 Pelopor Brimob Polda Kalbar terus mengasah kemampuan negoisator serta pengendalian massa,” ujar Kapolres.

Baca juga  Polres Ketapang Jaring 59 Remaja Terlibat Aksi Balap Liar

“Selain itu kita juga menyiapkan satu kompi kerangka pasukan dalmas berjumlah 90 personil polres yang nantinya akan di bagi lagi menjadi pleton dalmas awal dan pleton dalmas lanjutan guna mendukung pengamanan ilkada nanti,” jelas Kapolres.

Kasat Sabhara Polres Ketapang, Iptu Helwani menjelaskan, dalam latihan kali ini di simulasikan bahwa terjadi aksi damai dari sekelompok massa yang tidak terima dengan hasil Pemilukada, adanya provokator yang menyelinap dalam kerumunan massa, membuat aksi berubah menjadi ricuh yang akhirnya dilakukan pengendalian massa lanjutan gabungan dari Sabhara Polres dan Anggota Brimob. Namun akhirnya situasi dapat dikendalikan oleh pihak Kepolisian.

Baca juga  Koalisi Masyarakat Sipil Minta TNI Tak Dilibatkan Dalam Penanganan Pandemi

“Rangkaian latihan sudah digelar secara intensif. Berbagai sistem pengamanan massa dari tingkatan yang paling ringan hingga kemungkinan bilamana terjadinya aksi anarkis dan kekerasan, sudah harus bisa diantisipasi dari sekarang,” paparnya.

Dalam penyampaian materi latihan, Kasat Sabhara Polres Ketapang Iptu Helwani bersama Danki Batalyon A Kompi 4 Pelopor Ketapang Iptu Zalukhu dan Kanit Dalmas Polres Ketapang, Aipda Bambang, menjelaskan, gerakan pengendalian massa dimulai dari eskalasi skala hijau. yakni Dalmas awal, kemudian menggunakan alat berupa tameng dan tongkat serta alat pengaman lainnya.

Jhon I Ariz

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *