banner 468x60

Viral Dimedsos Penyaluran BLT DD Cuma Rp 215.000

Trigger Netmedia - 16 Juli 2020
Viral Dimedsos Penyaluran BLT DD Cuma Rp 215.000
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. - ()

triggernetmedia.com – Bupati Landak, dr. karolin Margret Natasa menegaskan telah memerintahkan dinas terkait untuk turun langsung menginvestigasi dilapangan kasus penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Di Desa Pahuman yang sempat viral di media sosial tentang viralnya postingan tentang penyaluran BLT DD Di Desa Pahuman kecamatan Sengah Temila hanya 215 ribu rupiah, sedangkan berdasarkan peraturan pemerintah setiap KPM mendapatkan bantuan 600 ribu rupiah.

Bupati Karolin mengungkapkan hal tersebut sempat viral di facebook bahwa memang Kepala Desa dalam menyalurkan BLT Dana Desa harus sesuai ketentuan dan berpedoman pada peraturan yang ada termasuk pemberian kepada KPM dan penyalurannya.

“Kita sudah menurunkan tim pemdes untuk cek ke lapangan dan akan diperintahkan kades untuk mengikuti ketentuan yg berlaku sesuai dengan peraturan yang ada. Hal ini mengingat keterbatasan anggaran Desa yang ada dan memang tidak bisa untuk membantu seluruh masyarakat. Selain itu, penyaluran BLT DD di Kabupaten Landak penyalurannya dalam bentuk tunai atau non tunai karena mempertimbangkan minimnya sarana bank seperti ATM dan kantor cabang, sehingga menyulitkan KPM mengambil bantuan, namun seringkali pembagian tunai rawan manipulasi, maka Kami memperketat pengawasan di lapangan. kita tidak mau mempersulit masyarakat penerima bantuan, tapi aparat desa tolong ikuti aturan yg berlaku,” ujar Karolin, Kamis (16/07/20) di Ngabang.

Kepada masyarakat, imbau Karolin, agar dapat memahami kondisi saat ini, karena banyak masyarakat yang kehilangan pendapatan akibat dari Pandemi Covid-19.

“Saya sangat memahami keadaan kita saat ini yang memang benar-benar sulit dalam ekonomi, tetapi saya meminta kepada masyarakat untuk memahami juga bahwa bantuan ini diberikan kepada mereka yang benar-benar sangat membbutuhkan dan prioritas. Untuk para kades harus bisa memberikan keputusan yang tepat dalam memberikan bantuan BLT DD kepada mereka yang benar-benar membutuhkan atau yang prioritas mendapatkan, dengan berdasarkan hasil dari musyawarah desa khusus (MUsdesus) bersama perangkat desa, BPD, Kepala Dusun, RT dan tokoh-tokoh masyarakat Desa sehingga bisa memberikan keputusan bersama bantuan tersebut,” imbau Karolin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupatn landak, Mardimo mengaku, Bupati Landak memang sudah meminta pihaknya untuk turun langsung ke lapangan terkait permasalahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) serta kembali melakukan verifikasi ulang melalui musdesus.

“Arahan dari Bupati kita tindaklanjuti dengan turun langsung ke lapangan,” ujar Mardimo.

“Berdasarkan aturan, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) ini harus diberikan sesuai dengan Surat Edaran Bupati Landak Nomor 142.1/246/DPMPD-C/2020 tanggal 20 Mei 2020 tentang Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) dalam rangka Penanganan Dampak Pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) dan Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Pembangunan Dana Desa Tahun 2020 dengan memberikan bantuan BLT DD sebesar Rp. 600.000,-/KPM per bulan,” jelas Mardimo.

Dek I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Waspada Taper Tantrum! Sri Mulyani: Ada Risiko Dana Asing Kabur dari Indonesia

Waspada Taper Tantrum! Sri Mulyani: Ada Risiko Dana Asing Kabur dari Indonesia

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Babak Belur karena Pandemi, Pertamina Tetap Sumbang Dividen ke Negara Rp 8,5 Triliun

Babak Belur karena Pandemi, Pertamina Tetap Sumbang Dividen ke Negara Rp 8,5 Triliun

Bisnis   Ekonomi   Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan
Anies Dipanggil Airlangga karena Kasus Covid-19 Meroket, Bakal Tarik Rem Darurat?

Anies Dipanggil Airlangga karena Kasus Covid-19 Meroket, Bakal Tarik Rem Darurat?

Ekonomi   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Baliho Puan Maharani Bertebaran, PDIP: Tunjukan Kesiapan Sekaligus Pengenalan

Baliho Puan Maharani Bertebaran, PDIP: Tunjukan Kesiapan Sekaligus Pengenalan

Headline   Nasional   News   Politik   Sorotan
Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba

Tinggi Kala Pandemi, Kapolri Instruksikan Bikin Kampung Tangguh Narkoba

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mahfud MD: RKUHP Harus Segera Disepakati Meski Tak Semua Setuju

Mahfud MD: RKUHP Harus Segera Disepakati Meski Tak Semua Setuju

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Ojol Ditangkap Bawa Pesanan Miras Disampaikan ke Kapolri, Keluarga Diminta Hubungi DPR

Ojol Ditangkap Bawa Pesanan Miras Disampaikan ke Kapolri, Keluarga Diminta Hubungi DPR

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Ditangkap Jumat Malam, Anji Belum Dijenguk Istri Sampai Sekarang

Ditangkap Jumat Malam, Anji Belum Dijenguk Istri Sampai Sekarang

Headline   Music   Nasional   News   Selebritis   Sorotan   Sospolhukam
Dipakai Pose Kece di Pantai, Harga Bikini Cantik Luna Maya Bikin Kaget

Dipakai Pose Kece di Pantai, Harga Bikini Cantik Luna Maya Bikin Kaget

Gosip   Headline   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
Kritik China Soal Uighur Xinjiang dan Hong Kong, Beijing Sebut G7 Mengganggu

Kritik China Soal Uighur Xinjiang dan Hong Kong, Beijing Sebut G7 Mengganggu

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

[origincode_videogallery id=”2″]