banner 468x60

Pemerintah Klaim Tes Corona Masif, Jangan Bandingkan dengan Negara Lain

Trigger Netmedia - 12 Juni 2020
Pemerintah Klaim Tes Corona Masif, Jangan Bandingkan dengan Negara Lain
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia) - ()

triggernetmedia.com – Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebut, data jumlah orang yang dites corona di Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan negara lain. Sebab setiap negara memiliki luasan wilayah dan populasi yang berbeda.

Yuri mengakui, jumlah orang yang dites di Indonesia jika dibandingkan dengan satu juta penduduk masih sedikit. Namun menurutnya, setiap daerah memiliki ancaman epidemiologi yang berbeda.

“Tidak mungkin seluruh wilayah tanah air dengan kepulauan yang demikian luas kita analogikan dengan negara yang hanya satu daratan, dengan jumlah penduduk yang lebih sedikit dibanding tanah air kita,” kata Yuri dari Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (11/6/2020).

Menurut Yuri, jumlah tes di negara lain yang memiliki wilayah dan populasi lebih kecil dari Indonesia, akan lebih cocok jika dibandingkan dengan beberapa provinsi seperti DKI Jakarta.

“Misalnya kita menghitung Korea kita lihat per satu juta penduduk dilakukan tes adalah 20.810, kemudian kalau kita lihat Malaysia 19.120, Vietnam 20.827, namun jika kemudian angka ini kita analogikan dengan apa yang telah dilakukan pemerintah DKI Jakarta maka kita lihat bahwa per satu juta penduduk di DKI, pemeriksaan sudah dilaksanakan sebanyak 17.954 orang,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Yuri berani mengklaim bahwa Indonesia sebenarnya telah bekerja dengan tepat dalam penanganan covid-19 dan sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.

“Artinya angka ini sebenarnya tidak kemudian mengesankan bahwa kita tidak menanganani dengan baik, ini semuanya adalah realisasi dari amanat yang sudah diperintahkan oleh presiden untuk untuk melakukan pemeriksaan secara masif, ini data-data yang bisa kita dapatkan,” tegasnya.

Untuk diketahui, Indonesia telah memeriksa 478.953 spesimen dari 7.476 orang per 12 Juni 2020 hari ini (1 orang lebih dari 1 spesimen).

Jika dibandingkan dengan 273.366.090 populasi Indonesia yang tercatat di worldometers, rasio tesnya sudah mencapai 1.051 orang per satu juta penduduk.

Spesimen ini diperiksa dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 103 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 77 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 204 lab.

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Headline   Keuangan   Kilas Kalbar   News   Parlementaria   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sepak Bola   Sport
BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pontianak
“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

Headline   Kilas Kalbar   lingkungan   News   Pontianak   Sport   Trend
Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com