banner 468x60 banner 468x60

Per 1 Mei 2020, Iuran Kartu Indonesia Sehat Telah Disesuaikan

Trigger Netmedia - 30 April 2020
Per 1 Mei 2020, Iuran Kartu Indonesia Sehat Telah Disesuaikan
Petugas keamanan berjalan dengan membawa berkas di Kantor Pelayanan Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jakarta Pusat, Matraman, Jakarta, Senin (9/3). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat] - ()

triggernetmedia.com – Mulai 1 Mei 2020, iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP), kembali mengacu pada Peraturan Presiden 82 tahun 2018, yaitu sebesar Rp 80.000 untuk kelas 1, Rp 51.000 untuk kelas 2 dan Rp 25.500 untuk kelas 3.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 7P/HUM/2020, yang menyatakan membatalkan Pasal 34 Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma’ruf menjelaskan, perhitungan pemberlakuan penyesuaian iuran sesuai dengan Putusan MA adalah per 1 April 2020. Untuk iuran Januari sampai Maret 2020 tetap mengacu pada Perpres 75 tahun 2019, yaitu sebesar Rp 160.000 untuk kelas 1, Rp 110.000 untuk kelas 2 dan Rp 42.000 untuk kelas 3.

“Untuk iuran Januari sampai Maret 2020, tidak ada pengembalian atau dikompensasi di bulan berikutnya, namun terhadap kelebihan iuran peserta JKN-KIS yang telah dibayarkan pada bulan April 2020 akan dikompensasikan ke iuran pada bulan berikutnya,” kata Iqbal.

Baca juga  Simulasi Vaksinasi, Dinkes Kota Pontianak Siapkan 36 Faskes Layani Vaksinasi Covid-19

BPJS Kesehatan sudah melakukan penyesuaian sistem teknologi informasi (TI) dan penghitungan kelebihan iuran peserta. Iqbal berharap, per 1 Mei 2020, peserta sudah mendapatkan tagihan yang telah disesuaikan.

“Pada prinsipnya, kami ingin pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS tidak terhambat, terutama memperhatikan kondisi sosial ekonomi saat ini, di tengah pandemi Covid-19. Dengan dikembalikannya nominal iuran segmen PBPU sesuai putusan MA per 1 Mei 2020 ini, maka kami harapkan dapat membantu dan tidak membebani masyarakat. Peserta dapat terus berkontribusi dan menjaga status kepesertaannya tetap aktif dengan rajin membayar iuran rutin setiap bulannya. Ini merupakan salah satu wujud gotong royong, khususnya di saat bangsa sedang bersama melawan Covid 19,” tambah Iqbal.

Iqbal menambahkan, apabila pada 1 Mei 2020 peserta mendapat kendala terkait status kepesertaan, tagihan, dan membutuhkan informasi lainnya dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.

Iqbal juga mengingatkan peserta untuk tetap memprioritaskan jaminan kesehatan sebagai kebutuhan dasar terlebih di masa pandemi Covid-19. Risiko sakit akan semakin memperlebar keterpurukan ekonomi apabila tidak memiliki jaminan kesehatan.

Baca juga  Polres Ketapang Kerahkan 490 Personil Amankan Pilkada

Iqbal juga menekankan, penyesuaian iuran ini hanya berlaku bagi segmen peserta PBPU dan BP. Untuk segmen peserta lain seperti peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Pekerja Penerima Upah (PPU) masih mengacu pada Perpres 75 tahun 2019.

Saat ini, pemerintah sudah menyiapkan rencana penerbitan Peraturan Presiden yang substansinya antara lain mengatur keseimbangan dan keadilan besaran iuran antar segmen peserta, dampak terhadap kesinambungan program dan pola pendanaan JKN, konstruksi ekosistem jaminan kesehatan yang sehat, termasuk peran Pemerintah (pusat dan daerah).

Rancangan Peraturan Presiden tersebut telah melalui proses harmonisasi dan selanjutnya akan berproses paraf para menteri dan diajukan penandatanganan kepada presiden.

SUmber : Suara.com

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Hadiri Festival Kumb Mela, Mantan Raja dan Ratu Nepal Positif Covid-19

Hadiri Festival Kumb Mela, Mantan Raja dan Ratu Nepal Positif Covid-19

Headline   Health   Internasional   Sorotan   Sospolhukam
Terlibat Perselisihan, Anak Tega Mutilasi Ibu Tiri hingga 1000 Bagian

Terlibat Perselisihan, Anak Tega Mutilasi Ibu Tiri hingga 1000 Bagian

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Sebelum Hilang, Kapal Selam Nanggala-402 Izin Nyelam Tembakkan Torpedo

Sebelum Hilang, Kapal Selam Nanggala-402 Izin Nyelam Tembakkan Torpedo

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemungkinan Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 Karena Blackout

Kemungkinan Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 Karena Blackout

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pemprov Kalbar Apresiasi Program Beasiswa BPJamsostek

Pemprov Kalbar Apresiasi Program Beasiswa BPJamsostek

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik
Penerapan PPKM Skala Mikro di Kabupaten Landak Tunggu Instruksi Pemprov Kalbar

Penerapan PPKM Skala Mikro di Kabupaten Landak Tunggu Instruksi Pemprov Kalbar

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   Landak   News   Sorotan   Sospolhukam
Sutarmidji: 14 Kab/Kota di Kalbar Dalam Status PPKM Mikro

Sutarmidji: 14 Kab/Kota di Kalbar Dalam Status PPKM Mikro

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Sorotan   Sospolhukam
Dorong Seluruh OPD Landak Tingkatkan Pelayanan Informasi Online

Dorong Seluruh OPD Landak Tingkatkan Pelayanan Informasi Online

ASN   Headline   IT   Kilas Kalbar   Landak   News   Pelayanan Puplik
Bupati Landak Ajak Perempuan Generasi Milleneal Lanjutkan Perjuangan RA Kartini

Bupati Landak Ajak Perempuan Generasi Milleneal Lanjutkan Perjuangan RA Kartini

Comunity   Headline   Kekinian   Kesra   Kilas Kalbar   Landak   Milenial   News   Sorotan
Perjuangan RA Kartini Dalam Kesetaraan Gender Patut Diteladani Generasi Milleneal

Perjuangan RA Kartini Dalam Kesetaraan Gender Patut Diteladani Generasi Milleneal

Comunity   Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X