triggernetmedia.com – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kabupaten Ketapang, Rustami menyatakan, hingga Senin (27/4/2020) tidak ada penambahan pasien dengan konfirmasi positif COVID-19. Sehingga total komulatif ada 11 kasus positif konfirmasi COVID-19 di kabupaten itu.
Kasus tersebut, jelasnya, tersebar di kecamatan marau (1 orang), Kecamatan Matan Hilir Selatan (1 orang), Kecamatan Nanga Tayap (1 orang), Kecamatan Delta Pawan (3 orang), dan Kecamatan Benua Kayong (5 orang).
“Pada hari ini tidak ada penambahan PDP. sehingga total PDP sampai dengan hari ini berjumlah 32 orang,” sebut Rustami, seperti dikutip dari press release, Senin (27/4/2020).
Rustami menyebut, ke-32 orang PDP diantaranya laki-laki sebanyak 19 orang, dan perempuan berjumlah 13 orang. Merka tersebar di 8 kecamatan antara lain di Kecamatan Delta Pawan 7 orang, di Kecamatan Nanga Tayap 7 orang, di Kecamatan Benua Kayong 6 orang.
Kemudian, di Kecamatan Sungai Melayu Rayak 3 orang, di Kecamatan Muara Pawan 1 orang, di Kecamatan Marau 1 orang, di Kecmatan Sandai 3 orang dan di Kecamatan Tumbang Titi 4 orang.
“Jadi hingga 27 April 2020 ada penambahan ODP sebanyak 59 orang. Sehingga total ODP sampai dengan hari ini berjumlah 883 orang, dengan ODP selesai pantau berjumlah 112 orang,” jelas Rustami.
Dari 883 ODP, beber Rustami, 507 diantaranya laki—laki, dan 374 orang perempuan. Mereka tersebar di 20 kecamatan, 129 desa/kelurahan. Masyarakat dimbau dan diharapkan untuk menyadari secara pribadi, jika pernah berkontak langsung dengan pasien ODP (orang dalam pantauan) maupun PDP (pasien dalam pengawasan) maka segera melakukan isolasi mandiri dan melaporkan diri ke Puskesmas terdekat.
“Isolasi diri yang dijalani dengan disiplin sangat efektif untuk mencegah virus corona menyebar luas di tengah masyarakat. diberitahukan juga kepada masyarakat kabupaten Ketapang, kami pemerintah daerah telah menyusun waktu pelaksanaan screning corona virus covid-19 melalui rapid test terhadap ODP, PDP dan populasi beresiko dikabupaten Ketapang,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, waktu schedule setiap harinya berdasarkan daerah/wilayah yang telah ditentukan, untuk hari Selasa tanggal 28 April 2020 akan dilakukan di wilayah Kelurahan Mulia Baru.
Kemudian,sambung Rustami, screning corona virus COVID-19 pada tanggal 29 April 2020 di wilayah Kelurahan Kauman. Pemeriksaan rapid test dilakukan di laboratorium kesehatan daerah. tim pelaksana screning yaitu dinas kesehatan, puskesmas, labkesda Ketapang, TNI, Polri, BPBD, Humpro, Camat, Kelurahan /Desa, dan RT setempat, didampingi juga petugas keamanan (TNI, Polri dan Pol PP).
“Untuk jam operasional dilapangan dimulai pukul 09.00 wib di posko covid-19 Dinas Kesehatan. Dengan melihat pada data ini sekali lagi kami pemerintah daerah kabupaten Ketapang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bekerjasama mentaati peraturan maupun imbauan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah, seperti untuk tidak dulu berkumpul-kumpul, menghindari tempat keramaian, agar selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak minimal 1 meter saat berbicara, memakai masker, tidak bepergian keluar rumah kecuali sangat mendesak,” ujar Rustami menambahkan.
Jhon I Ariz




