banner 468x60 banner 468x60

KUHAP pasal 22 dan 31 Siap Jerat Tindak Pidana saat Pandemi Covid-19

Trigger Netmedia - 14 April 2020
KUHAP pasal 22 dan 31 Siap Jerat Tindak Pidana saat Pandemi Covid-19
Peradi (net). - ()

triggernetmedia.com – Koordinator Wilayah Kalimantan Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi), Hadi Suratman mengatakan, KUHAP pasal 22 dan pasal 31 dapat digunakan untuk memproses pelaku tindak pidana ditengah pandemi Covid-19.

“Tindak pidana itu bisa berupa penyebaran berita bohong atau penimbunan alat proteksi diri (atau APD,” kata Hadi Suratman, Selasa (14/4/2020) di Pontianak.

“Didalam Pasal 22 ayat 1 Jenis penahanan dapat berupa penahanan rumah tahanan negara, penahanan rumah, dan penahanan kota,” katanya menambahkan.

Pasal 31 ayat 1 sambung Hadi Suratman, menjelaskan atas permintaan tersangka atau terdakwa, penyidik atau penuntut umum atau hakim, sesuai dengan kewenangan masing-masing, dapat mengadakan penangguhan penahanan dengan atau tanpa jaminan uang atau jaminan orang, berdasarkan syarat yang ditentukan.

Baca juga  180 Santri Jalani Rapid Test Sebelum Kembali ke Pulau Jawa

Kemudian, sambung dia, pada ayat 2 karena jabatannya penyidik atau penuntut umum atau hakim sewaktu-waktu dapat mencabut penangguhan penahanan dalam hal tersangka atau terdakwa melanggar syarat sebagaimana dimaksud dalam ayat 1.

“Polisi menindak kejahatan juga karena hukum sebagai penegak hukum, jadi harus berjalan sesuai dengan hukum pula,” ujarnya.

Baca juga  Bahas RPJMD 2021 - 2026, Wabup Ketapang Buka Forum Konsultasi Publik

Menurut Hadi Suratman, yang harus diperhatikan dalam peninkdakan hukum saat ini adalah untuk tidak melakukan penahanan terhadap kejahatan pada umumnya. Kendati begitu, untuk kejahatan serius seperti teroris, dan narkoba tetap dilakukan penahanan.

“Untuk yang narkoba kan banyak jenisnya, jika pengedar dan memproduksi mungkin harus dilakukan penahanan, dan jika hanya pemakai atau pihak yang menjadi korban dapat lebih untuk dipertimbangkang tetapi proses hukum harus berjalan sehingga ada putusan,” kata dia memungkas.

Dhesta

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Singgung 5 Daerah Dalam Zona Orange, Sutarmidji Tekankan Pentingnya Disiplin Prokes, Termasuk di Tempat Ibadah

Singgung 5 Daerah Dalam Zona Orange, Sutarmidji Tekankan Pentingnya Disiplin Prokes, Termasuk di Tempat Ibadah

Headline   Kesehatan   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Beralih ke Akun WhatsApp Bisnis: Cara Mudahnya dan Fitur yang Didapat

Beralih ke Akun WhatsApp Bisnis: Cara Mudahnya dan Fitur yang Didapat

Bisnis   Headline   IT   Kekinian   Serba-serbi
Wow, Atta Halilintar Dampingi Bamsoet Serahkan Motor Listrik ke Korlantas

Wow, Atta Halilintar Dampingi Bamsoet Serahkan Motor Listrik ke Korlantas

Bisnis   Headline   Nasional   News   Otomotif   Serba-serbi   Technology
Sepekan Jelang Lebaran, Kementan Klaim Harga Pangan Pokok Nasional Stabil

Sepekan Jelang Lebaran, Kementan Klaim Harga Pangan Pokok Nasional Stabil

Ekonomi   Headline   Maritim   Nasional   News   Sorotan
Menaker: Indonesia dan Malaysia Matangkan Kerja Sama Penempatan Pekerja

Menaker: Indonesia dan Malaysia Matangkan Kerja Sama Penempatan Pekerja

Ekonomi   Headline   Internasional   Kesra   Nasional   News   Sorotan
Satgas Covid-19: Warga Boleh Masuk Tanpa SIKM di 8 Kawasan Aglomerasi Ini

Satgas Covid-19: Warga Boleh Masuk Tanpa SIKM di 8 Kawasan Aglomerasi Ini

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Marti Rantan: BUMD dan TP3D Harus Bekerja Profesional dan Proporsional

Marti Rantan: BUMD dan TP3D Harus Bekerja Profesional dan Proporsional

Headline   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Sospolhukam
Legislatif Beri 26 Rekomendasi Terhadap LKPj Bupati Ketapang TA 2020

Legislatif Beri 26 Rekomendasi Terhadap LKPj Bupati Ketapang TA 2020

Headline   Kesra   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Parlementaria   Sorotan
Ekonomi RI 4 Kali Negatif, Kemenkeu Anggap Itu Lebih Baik

Ekonomi RI 4 Kali Negatif, Kemenkeu Anggap Itu Lebih Baik

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan
Jokowi Mau Ekonomi Melejit 7 Persen, Ekonom: Risiko Pandemi Masih Besar

Jokowi Mau Ekonomi Melejit 7 Persen, Ekonom: Risiko Pandemi Masih Besar

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X