banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Polres Bengkayang Gencar Berikan Imbauan Tunda Mudik

Jaran Polres Bengkayang, dibantu warga melakukan pemasangan spanduk himbauan tidak mudik di papan pengumuman masyarakat sejak Senin (06/4/2020. Spanduk tersebut berupa imbauan kepada masyarakat agar tidak bepergian ke luar kota, termasuk pulang kampung.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Jaran Polres Bengkayang, dibantu warga melakukan pemasangan spanduk himbauan tidak mudik di papan pengumuman masyarakat sejak Senin (06/4/2020. Spanduk tersebut berupa imbauan kepada masyarakat agar tidak bepergian ke luar kota, termasuk pulang kampung.

“Anjuran ini sekaligus untuk mencegah COVID-19 menyebar ke wilayah lainnya,” kata Kapolres Bengkayang, melalui Paur Humas Polres Bengkayang Ipda Ananda Gunawan, Selasa (7/4/2020).

“Kami justru menganjurkan masyarakat tidak bepergian sama sekali, termasuk pergi ke luar kota, apalagi pulang kampung,” kata Ipda Ananda Gunawan menambahkan.

Seperti diketahui, Polres Bengkayang bersama pemerintah kabupaten Bengkayang juga sudah mengimbau masyarakatnya tidak melakukan mudik pada Idul Fitri tahun ini. Larangan mudik ini disampaikan untuk mengantisipasi penyebaran Corona terhadap orang terdekat.

“Terkait mudik, kami akan melakukan imbauan, surat resminya sudah keluar dari pimpinan, agar untuk menunda mudik. Apalagi kita tahu kalau mudik itu yang ditemui orang tua di kampung. Kalau orang tua sudah agak tua, tentu rentan virus,” jelas Ipda Ananda Gunawan.

Imbauan penundaan mudik dinilai sejalan dengan kebijakan work from home dan physical distancing. Masyarakat diminta turut mengawal secara ketat terkait imbauan dan pembatasan mudik itu.

Lebih lanjut, Ipda Ananda Gunawan memastikan Gugus Penanganan COVID-19 juga akan mengawasi kegiatan mudik. Sebab, mudik massal merupakan kegiatan yang menguras energi, sehingga membuka potensi penularan virus Corona.

“Biasanya, mudik bareng sangat identik dengan pengumpulan massa yang berdesakan, baik saat pemberangkatan, dalam perjalanan, hingga di ketibaan. Seperti kita tahu, mudik bareng cukup melelahkan dan pastinya mengakibatkan stamina ketahanan tubuh peserta mudik drastis ngedrop dan menjadi sasaran empuk serangan COVID-19,” kata Ipda Ananda Gunawan.

 

Personel Polsek Monterado Rutin Periksa Suhu Tubuh

Baca juga  Mendagri Tito Karnavian: Pandemi Covid-19 Belum Selesai

Sementara itu upaya pencegahan penyebaran covid 19 dilingkungan kerja jajaran Polres Bengkayang terus dilakukan. Di Monterado, anggota Polsek Monterado terpantau melakukan pemeriksaan suhu tubuh, pada Senin (6/4/2020) pagi.

Menurut Plt. Kapolsek Monterado Ipda Defi Irawan, pemeriksaan tersebut rutin dilaksanakan guna pengecekan suhu tubuh para personil. Pengecekan dilakukan dengan menggunakan alat termometer suhu badan dan juga para anggotanya diwajibkan menggunakan masker.

“Ini untuk memastikan bahwa tidak ada anggota kita yang terinfeksi virus corona dan pastikan lingkungan kerja bersih. Selain itu langkah ini guna mencegah penyebaran covid 19 dilingkungan Polsek Monterado”, kata Ipda Defi Irawan.


Upaya pencegahan penyebaran covid 19 dilingkungan kerja jajaran Polres Bengkayang terus dilakukan. Di Monterado, anggota Polsek Monterado terpantau melakukan pemeriksaan suhu tubuh, pada Senin (6/4/2020) pagi.

Selain itu, sambung dia, menindaklanjuti instruksi KapPolres Bengkayang beserta jajarannya telah menghimbau warga secara langsung terkait Maklumat Kapolri, dengan cara seperti ini mudah-mudahan dapat membantu untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona / Covid-19.

“Dalam hal ini kami juga telah menyiapkan tempat cuci tangan, setiap anggota atau warga yang akan masuk kantor, wajib cuci tangan serta jika dijumpai anggotanya yang mengalami gejala covid 19 akan dilakukan pemeriksaan lanjut ke Puskesmas Monterado,” tandas Plt.Kapolsek Monterado Ipda Defi Irawan.

 

Monitorting Giat Polsek Samalantan

Terpisah, Polsek Samalantan juga lakukan pengecekan pasar dan toko pada Senin (6/4/2020) pagi.  Pengecekan oleh anggota Polsek Samalantan dilaporkan telah menyasar ke warung-warung sembako di Desa Marunsu Kecamatan Samalantan.

Kapolsek Samalantan Ipda Nusantara Sembiring menjelaskan, pengecekan ini untuk memastikan harga sembako dan juga stoknya tetap tersedia ditengah penyebaran wabah Covid-19.

“Disituasi saat ini (penyebaran Covid-19), kita mencegah oknum yang mencari keuntungan dengan penimbunan”, kata dia.

“Hasil pengecekan toko-toko, harga sedikit naik dan stok sembako masih tersedia, ada beberapa warung stok gula tidak ada (kosong)”, bebernya.

Baca juga  Status Ketapang Jadi Transmisi Lokal Penyebaran COVID-19
Polsek Samalantan juga lakukan pengecekan pasar dan toko pada Senin (6/4/2020) pagi.  Pengecekan oleh anggota Polsek Samalantan dilaporkan telah menyasar ke warung-warung sembako di Desa Marunsu Kecamatan Samalantan.

Hanya saja alat-alat kesehatan seperti masker, alkohol dan handsanitizer tidak tersedia barangnya.

Pengecekan dilapangan harga mengalami sedikit kenaikan akibat kelangkaan, namun tidak ada kepanikan warga untuk menimbun ataupun membeli secara berlebihan,” jelas Kapolsek Samalantan Ipda Nusantara Sembiring.

 

Kapolsek Sanggau Ledo, Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo menginformasikan telah membagikan masker kepada anggota. Pembagian masker itu guna mengantisipasi penyebaran virus covid-19 (corona) di wilayah hukum Polsek Sanggau Ledo.

“Kita juga terus mengingatkan dan mengimbau personil untuk hidup sehat pribadi serta ciptakan lingkungan kerja yang bersih dimulai dengan cuci tangan,” ungkapnya, Selasa (7/4/2020).

 

Ini tips Kapolsek Sanggau Ledo dalam mencegah Covid-19

Kapolsek Sanggau Ledo, Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo kembali mengajak jajarannya untuk terus berupaya melakukan pencegah penyebaran virus corona (covid-19) dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan jangan panik menghadapi virus corona.

Dia menegaskan, wajib menggunakan masker adalah menjadi sebuah protap dalam berdinas saat ini guna antisipasi penyebaran virus corona, maka dari itu saya membagikan masker kepada para personil.

Pembagian masker kepada anggota Polri guna mengantisipasi penyebaran virus covid-19 (corona) di wilayah hukum Polsek Sanggau Ledo.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, virus corona memiliki gejala awal yang mirip seperti flu adapun ciri-ciri terkena virus corona dan gejalanya pada manusia antara lain, demam, batuk dan pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, serta letih dan lesuh.

“Agar terhindar dari penularan virus corona, kita dapat mencegah penularan virus corona dengan sering cuci tangan.

Jangan kemudian menyentuh wajah sebelum cuci tangan, jika belum cuci tangan jangan sekali-kali sentuh wajah. Jika kiat-kiat untuk menghindari virus corona sudah dilakukan namun ciri dan gejala ini tetap dialami sebaiknya periksakan diri ke dokter,” ujarnya.

Doe I Ariz

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.