triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana telah merilis kembali ringkasan deteksi dan respon berdasarkan kriteria kasus. Berdasarkan data kumulatif yang dikeluarkan oleh Dinkes pada Kamis (1/4/2020) ada sebanyak 1.268 orang yang terdeteksi melakukan perjalanan, 133 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 5 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana kabupaten Bengkayang, Agustinus C, bertambahnya jumlah ODP tersebut setiap harinya karena tim kesehatan di Puskesmas terus bekerja dan mendata. Selain itu, tingginya jumlah ODP juga karena banyaknya orang yang datang dari luar kota dan juga luar negeri, yang sudah terpantau.
“Pertama dengan bertambahnya jumlah ODP, artinya teman-teman puskesmas bekerja. Yang kedua dari pelaku perjalanan yang di pantau teman- teman Puskesmas ada yang mengalami demam, dan batuk. Yang ketiga karena pelaku perjalanan yang di pantau pasti lah dari luar daerah mau pun luar negeri,” ungkap Agustinus C.
Agustinus kembali meminta dan mengimbau pihak desa untuk berperan aktif, termasuk RT, RW agar lebih serius memantau warganya.
“Dipantau, baik yang baru pulang atau datang dari luar kota. Ini adalah cara kita untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus tersebut. Dan syukurnya banyak yang terpantau, makanya saya juga ngotot peran RT/RW harus serius,” ujar dia.
Doe I Dhesta



