banner 468x60

Heboh Perawat Diusir di Jakarta, IDI: Pemerintah Harus Tanggung Jawab!

Trigger Netmedia - 25 Maret 2020
Heboh Perawat Diusir di Jakarta, IDI: Pemerintah Harus Tanggung Jawab!
Ilustrasi perawat. [Paolo Miranda/BBC] - ()

triggernetmedia.com – Ikatan Dokter Indonesia atau IDI menanggapi adanya penolakan dari warga terhadap tenaga medis yang menangani pasien virus Corona COVID-19. Bahkan, kabarnya para perawat diusir oleh warga karena khawatir tertular virus mematikan tersebut.

Terkait hal itu, IDI mendesak pemerintah untuk meyakinkan masyarakat bahwa petugas medis yang menangani pasien pandemi Covid-19 dilengkapi oleh alat pelindung diri atau APD.

Sehingga, stigma negatif masyarakat terhadap petugas medis hingga berujung penolakan dan pengusiran dari lingkungan warga tidak lantas terulang kembali.

Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Daeng Mohammad Faqih menilai dalam situasi seperti ini pemerintah harus bertanggungjawab untuk meyakinkan masyarakat.

Dengan begitu, stigma negatif masyarakat terhadap petugas medis yang menangani pasien Covid-19 itu tidak lantas berkembang hingga berbuah tindakan yang berlebihan terhadap garda terdepan penangan wabah tersebut.

“Pemerintah harus bertanggungjawab meyakinkan masyarakat bahwa petugas kesehatan yang bekerja terlindungi secara baik dan tidak terpapar atau tertular pasien,” kata Daeng, Rabu (25/3/2020).

Daeng menyarankan salah satu bentuk tanggungjawab pemerintah itu sendiri, yakni dengan memastikan ketersediaan dan mendistribusikan APD secara cepat kepada pihak rumah sakit. Sehingga, kata dia, keamanan petugas medis pun dapat terjamin hingga keyakinan di tengah masyarakat pun akan tumbuh.

“Caranya cepat cukupi APD ke petugas kesehatan,” katanya.

Diketahui, penolakan terhadap tenaga medis, baik dokter maupun perawat, setelah virus corona atau Covid-19 mewabah terus terjadi di lingkungan domisili.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengemukakan penolakan oleh tetangga terjadi di lingkungan tenaga medis yang berdomisili tinggal di salah satu wilayah Jakarta Timur terjadi sejak Minggu (22/3/2020).

“Laporan ini kami terima pada Minggu (22/3/2020) lalu. Tidak hanya perawat tapi juga dokter di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan,” kata Ketua Umum PPNI Harif Fadhilah seperti dilansir Antara pada Rabu (25/3/2020) pagi.

Akibatnya, tenaga medis perawat pasien Covid-19 tersebut kini harus ditampung sementara di salah satu gedung RSUP Persahabatan sebagai tempat tinggal sementara mereka.

Meski begitu, Harif tak menyebut jumlah dokter dan perawat yang mengalami kondisi itu. Namun, kejadian tersebut dipastikan baru diketahui terjadi di lingkungan RSUP Persahabatan, kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

“Saya baru mendapatkan laporan di RSUP Persahabatan saja. Domisili mereka tinggal ada di sekitar RSUP Persahabatan, di sekitar Jakarta Timur,” kata dia.

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Sempat Bersitegang dengan Man United dkk, Brasil Kembali Panggil Pemain Liga Inggris

Sempat Bersitegang dengan Man United dkk, Brasil Kembali Panggil Pemain Liga Inggris

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Main dengan 10 Orang, Die Roten Tetap Menang

Main dengan 10 Orang, Die Roten Tetap Menang

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Vanessa Angel Pamer Body Goals Kenakan Baju Renang, Netizen Salfok ke Hal Ini

Vanessa Angel Pamer Body Goals Kenakan Baju Renang, Netizen Salfok ke Hal Ini

Gosip   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend
Lorena Bernal, Istri Mikel Arteta yang Pernah Jadi Wanita Tercantik Spanyol

Lorena Bernal, Istri Mikel Arteta yang Pernah Jadi Wanita Tercantik Spanyol

Gosip   Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Sepak Bola   Serba-serbi   Sport   Trend
Jadwal Babak Penyisihan Grup Tim Indonesia di Piala Sudirman 2021

Jadwal Babak Penyisihan Grup Tim Indonesia di Piala Sudirman 2021

Headline   Internasional   Nasional   News   Sorotan   Sport
Hasil FP1 F1 GP Rusia: Valtteri Bottas Tercepat, Hamilton Kedua

Hasil FP1 F1 GP Rusia: Valtteri Bottas Tercepat, Hamilton Kedua

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
PON Papua: Semua Kontingen Dipastikan Tiba pada 29 September

PON Papua: Semua Kontingen Dipastikan Tiba pada 29 September

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sport
Menpora Amali Akan Berkantor di Papua Selama Pelaksanaan PON XX Berlangsung

Menpora Amali Akan Berkantor di Papua Selama Pelaksanaan PON XX Berlangsung

Headline   IT   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sport   Technology
Kelompok HAM Minta Nur Sajat Tidak Dipulangkan ke Malaysia, Ini Alasannya

Kelompok HAM Minta Nur Sajat Tidak Dipulangkan ke Malaysia, Ini Alasannya

Headline   Internasional   Lifestyle   Sorotan   Sospolhukam
Korut Jawab Seruan Korsel untuk Akhiri Perang Korea

Korut Jawab Seruan Korsel untuk Akhiri Perang Korea

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com