banner 468x60

Pemkab Landak Bantu Pasarkan Beras Lokal

Trigger Netmedia - 11 Maret 2020
Pemkab Landak Bantu Pasarkan Beras Lokal
Gerai Beras Lokal Kabupaten Landak. - ()

triggernetmedia.com – Untuk memperluas pemasaran beras diwilayah Kabupaten Landak, Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang berada pada semua organisasi perangkat daerah (OPD) supaya mengkonsumsi beras lokal.

Imbauan tersebut telah disebarluaskan dan diperkuat dengan Surat Edaran Nomor : 500/133/EKON & SDM/2020, yang diterbitkan pada tanggal 28 Februari 2020.

Untuk diketahui, Beras lokal dengan merk Intan dari Kabupaten Landak itu diproduksi oleh Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Landak Bersatu. Beras itu sudah dikemas dalam takaran 10 kilogram dengan harga Rp20.000/karung.

Terkait edaran tersebut, Bupati Landak, dr. karolin Margret Natasa menyatakan hal ini merupakan kewajiban bagi seluruh ASN di Pemerintah Kabupaten Landak.

“Edaran ini wajib untuk seluruh ASN dan PTT disemua OPD. Hal ini kita buat untuk membantu pemasaran beras lokal dan yang tidak kalah penting yakni untuk membantu para petani kita,” kata Karolin, Rabu (11/3/2020).

Selain itu, jelasnya, kewajiban ini adalah bentuk dari keseriusan pemerintah dalam mendukung KPN Landak Bersatu yang berada dilantai dasar Kantor Bupati Landak.

“Kita ingin semua pegawai untuk membeli minimal 1 karung, yakni 10 kg beras disetiap bulannya, karena ASN adalah anggota koperasi ini. Dengan demikian maka apa yang menjadi tujuan kita bersama dapat tercapai,” ungkap Karolin.

Ketua KPN Landak Bersatu, Supriati mengungkapkan, dalam pendistribusian beras merk Intan yang dikelola melalui koperasi tersebut akan dilaksanakan secara langsung kepada masing-masing OPD.

“Untuk drop beras ini kita sudah membuat surat tentang teknik pendistribusiannya, yang nantinya sistem pembayaran dikoordinir oleh bendahara OPD masing-masing,” ucap Supriati.

Dijelaskan, Surat Teknik Pendistribusian yang diterbitkan pada tanggal 6 Maret 2020 tersebut melampirkan daftar ASN yang terdapat pada semua OPD dengan jumlah 1.015 orang.

“Untuk saat ini hasil data jumlah ASN yang ada disetiap OPD wilayah Ngabang jumlahnya 1.015 orang. Jika mereka ini mengambil minimal 1 karung kemasan 10 Kg, maka total beras yang akan kita drop sekitar 10 ton perbulannya,” ujar Supriati.

Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Headline   Keuangan   Kilas Kalbar   News   Parlementaria   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sepak Bola   Sport
BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pontianak
“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

Headline   Kilas Kalbar   lingkungan   News   Pontianak   Sport   Trend
Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com