Ketua DPR Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Draf RUU Cilaka Abal-abal

Trigger Netmedia - 21 Januari 2020
Ketua DPR Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Draf RUU Cilaka Abal-abal
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Suara.com/Novian) - ()

triggernetmedia.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengatakan pihaknya hingga saat ini belum membahas Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja yang menjadi salah satu omnibus law. Hal ini dikarenakan pemerintah belum mengirimkan draf RUU terebut ke Parlemen.

“Sampai saat ini belum ada draf yang disampaikan oleh pemerintah terkait omnibus law, kalau memang draf tersebut sudah sampai di DPR tentu saja saya akan meminta kepada komisi terkait untuk bisa mensosialisasikan,” ujar Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/1), seperti dinukil dari laman suara.com.

“Kemudian menerima masukan dari pihak-pihak yang kemudian sekarang ini merasa bahwa hak-hak terkait dengan mereka itu tidak nantinya akan dirugikan,” Puan menambahkan.

Sebelumnya dalam draf yang beredar diketahui ada sejumlah pasal yang diperdebatkan.

Semisal bunyi Pasal 552 poin C yang menghapuskan pasal 4, pasal 29, pasal 42 dan pasal 44 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Diketahui Pasal 4 dan pasal turunannya dalam UU Jaminan Produk Halal tersebut mengatur mengenai kewajiban produk untuk bersertifikat halal.

Terkait hal tersebut politikus PDI Perjuangan itu meminta agar masyarakat tak mempercayai begitu saja soal poin-poin pada draf yang beredar maupun draf versi KW atau abal-abal seperti yang ia sebutkan.

“Namun yang saya bisa sampaikan di sini adalah jangan sampai kita terpengaruh oleh draf-draf yang kemudian abal-abal dalam artian belum ada draf resmi yang disampaikan oleh pemerintah ke DPR terkait dengan omnibus law,” jelas Puan.

“Jadi kalau ada yang beredar itu saya enggak tahu dari mana asalnya atau berasal dari mana sehingga kemudian menimbulkan salah persepsi ataupun spekulasi yang tidak mendasar,” lanjutnya.

Sementara itu, DPR juga sudah mendorong pemerintah agar segera menyampaikan draf RUU Cipta Lapangan Kerja dan omnibus law lainnya secara resmi agar tidak menimbulkan spekulasi seperti beredarnya draf yang kemudian menurut Puan tidak diketahui asal-usulnya.

“Jadi semakin cepat pemerintah kemudian bisa memberikan draf tersebut nantinya setelah kemudian diputuskan dalam paripurna yang akan datang ini akan semakin baik. Karena sehingga tidak akan menimbulkan spekulasi atau salah persepsi dari masyrakat yang katanya sudah mempunyai draf dari omnibus law yang akan disampaikan pemerintah,” kata dia.

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah

Tinggalkan Komentar

Terkini

Orang Kaya Indonesia ke Amerika Serikat Demi Cepat Dapat Vaksin Covid-19

Orang Kaya Indonesia ke Amerika Serikat Demi Cepat Dapat Vaksin Covid-19

Artikel   Headline   Internasional   Kesehatan   Sorotan
Trae Young dan Jamal Murray Jadi Penguji Bola Baru NBA Musim 2021-2022

Trae Young dan Jamal Murray Jadi Penguji Bola Baru NBA Musim 2021-2022

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Masalah Keausan Berlebihan Ban Depan Masih Jadi PR buat Ferrari

Masalah Keausan Berlebihan Ban Depan Masih Jadi PR buat Ferrari

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Sutarmidji Apresiasi Pebalap Senior Kalbar Fasilitasi Giat Vaksinasi Massal

Sutarmidji Apresiasi Pebalap Senior Kalbar Fasilitasi Giat Vaksinasi Massal

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Otomotif   Pontianak   Sport
Pentingnya Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Melalui Gerakan Kalbar Membaca

Pentingnya Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Melalui Gerakan Kalbar Membaca

Education   Headline   Kapuas Raya   Kilas Kalbar   Literasi   News
Meningkat Drastis, Kasus Penularan Covid-19 Capai Rekor Tertinggi Selama Pandemi

Meningkat Drastis, Kasus Penularan Covid-19 Capai Rekor Tertinggi Selama Pandemi

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Polemik Pegawai KPK, Komnas HAM Minta BIN Hingga BNPT Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Polemik Pegawai KPK, Komnas HAM Minta BIN Hingga BNPT Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Satgas Minta Pemda Lebih Peka Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Apa Maksudnya?

Satgas Minta Pemda Lebih Peka Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Apa Maksudnya?

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Prajurit TNI Kodim 1207/BS Asah Kemampuan Menembak

Prajurit TNI Kodim 1207/BS Asah Kemampuan Menembak

Headline   Kilas Kalbar   Kubu Raya   News   Sorotan   Sospolhukam
Bali Bakal Jadi Destinasi Pariwisata Berbasis Vaksin Pertama di Indonesia

Bali Bakal Jadi Destinasi Pariwisata Berbasis Vaksin Pertama di Indonesia

Headline   Maritim   News   Pesona Dunia   Situs-situs   Sorotan   Travel

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com