Rakor Peningkatan Layanan Listrik

  • Bagikan
Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa hadiri Rakor Peningkatan Layanan Listrik yang digelar PLN UIW Kalbar di Landak.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Pimpinan Perusahaan Listrik Negara (PLN) unit induk wilayah Kalimantan Barat bersama dengan Pemerintah Kabupaten Landak menggelar rapat koordinasi terkait peningkatan layanan listrik di Kabupaten Landak. Rakor tersebut melibatkan para tokoh adat dan tokoh masyarakat, anggota DPRD Landak dan para camat  yang bertempat di gedung DPRD kabupaten Landak, Kamis (12/12).

Menurut Senior Manager Niaga dan Pelayanan pelanggan PLN unit induk wilayah Kalimantan Barat, Samuji, saat ini pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kabupaten Landak demi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui layanan listrik yang diberikan.

“Kami ingin menyampaikan bahwa PLN unit induk wilayah Kalimantan Barat tetap berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Landak dan juga saat ini ada beberapa lokasi yang telah kami bangun untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi di desa wilayah Kabupaten Landak ini,” ujar Samuji.

Samuji berharap adanya sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan pihak PLN agar dapat bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Harapan kita dengan kinerja yang baik , sinergi yang baik kita bisa memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat kita,” kata Samuji.

Baca juga  Yakin Dicepuin, Jennifer Jill Selektif Pilih Teman Usai Bebas dari Penjara

Dengan pelayanan yang telah diberikan PLN, sambung Samuji, diharapkan juga agar masyarakat sebagai pelanggan PLN dapat melaksanakan kewajibannya, yakni membayar tagihan PLN yang sudah ditentukan.

“Disisi lain kami berharap kewajiban para pelanggan PLN khususnya di Landak ini agar meningkatkan kesadaran untuk membayar listriknya,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak PLN di Kabupaten Landak, terungkap masih ada sekitar 40 persen wilayah yang belum dialiri listrik.

Mencermati hal tersebut, Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa menekankan adanya komitmen bersama semua pihak agar masalah ini dapat segera diatasi.

“Kita berharap dengan komitmen untuk membantu PLN, namun PLN juga mau melaksanakan komitmennya untuk bisa memberikan penerangan kepada masyarakat Landak. Menurut data PLN yang belum kami verifikasi masih ada sekitar 40 persen wilayah Landak yang belum mendapatkan listrik,” ungkap Karolin.

Karolin menyebut, terkait masih adanya masyarakat yang belum melaksanakan kewajibannya untuk membayar tagihan listrik, para Camat, Kepala Desa, dan para tokoh adat dan masyarakat diimbau untuk memberikan edukasi dan pengertian kepada masyarakat untuk membayar tagihan listriknya.

Baca juga  Dokter Reisa: Kasus Aktif Corona Kini Setara 2 Kali Kapasitas Stadion GBK

“Tolong para camat juga memberi pengertian dan sosisalisasi supaya masyarakat membayar tagihan listriknya tepat waktu. Kepada dewan adat dan tokoh masyarakat saya harap dukungannya dalam program-program PLN ini sehingga kita bisa membantu PLN, ,” imbau Karolin.

Walaupun sudah berusaha memberikan pelayanan listrik kepada masyarakat, Karolin juga memberikan beberapa masukan kepada pihak PLN untuk berbenah terutama berkaitan dengan kinerja dan layanan aduan masyarakat yang belum maksimal.

“Ada catatan dari saya untuk PLN berbenah. Pertama masih adanya pemasangan listrik illegal oleh oknum petugas PLN, Customer Carenya dibenahi, media sosial diaktifkan agar bisa menjadi sarana komunikasi bagi pelanggan untuk melakukan pengaduan kepada PLN, serta PLN harus memenuhi hak dan kewajiban mereka kepada masyarakat,” saran Karolin.

Lebih lanjut Bupati Karolin berharap catatan-catatan tersebut bisa menjadi perhatian untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja dari PLN sehingga bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat di Kabupaten Landak.

Ariz

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *