banner 468x60

Korpri Harus Kreatif dan Inovatif

Trigger Netmedia - 30 November 2019
Korpri Harus Kreatif dan Inovatif
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. - ()

triggernetmedia.com – Upacara bendera menandai puncak Peringatan HUT ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang dirangkaikan Hari Kesehatan Nasional ke-55 di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (29/11).

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan bertindak sebagai inspektur upacara.

Penasihat Nasional Korpri, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengucapkan selamat sekaligus apresiasi terhadap anggota Korpri yang bertugas di seluruh pelosok, pulau-pulau terdepan, kawasan perbatasan, dan wilayah-wilayah terisolir.

“Mereka adalah abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, untuk memastikan negara hadir di seluruh penjuru tanah air. Terima kasih atas pengabdian yang saudara-saudara berikan kepada rakyat, bangsa, dan negara,” ucap Presiden Joko Widodo, disampaikan Bupati Muda Mahendrawan.

Menurut Jokowi, sambung Muda, era revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan. Termasuk dalam cara mengelola pemerintahan.

Di sisi lain, persaingan antarnegara juga kian sengit. Terjadi perebutan teknologi, pasar, dan talenta-talenta hebat. Menyikapi hal itu, ia mengajak seluruh anak bangsa untuk tidak takut. Melainkan harus menghadapi persaingan dengan cara dan terobosan baru.

“Kecepatan, kreativitas, dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton dan tidak kompetitif tidak bisa diteruskan. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain,” sebut Muda.

Karena itu, sambung Muda, Presiden meminta seluruh anggota KORPRI untuk berubah. Melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak lagi dengan pola pikir lama. Tidak lagi kerja linear. Tidak lagi kerja rutinitas. Birokrasi harus berubah.

“Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan,” ujarnya.

Presiden, sambung Muda, mengajak seluruh anggota Korpri untuk terus bergerak. Mencari terobosan dan inovasi. Termasuk dalam pelayanan kepada masyarakat.

Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit, dan yang menyulitkan rakyat harus kita pangkas.Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi.

Orientasi birokrasi harus berubah. Tidak lagi berorientasi pada prosedur, tapi lebih pada hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan, menurutnya, harus bisa dipotong. Dipercepat dengan cara penerapan teknologi. Termasuk rencana peniadaan eselon 3 dan 4 demi pengambilan keputusan yang lebih cepat.

“Hal yang pahit harus kita lakukan. Karena di era persaingan antarnegara yang semakin sengit seperti ini, jika kita lambat kita pasti tertinggal. Karena itu ukurannya adalah bukan lebih baik dari sebelumnya tapi lebih baik dari negara lain yang menjadi saingan kita,” jelas Muda.

Presiden, lanjut Muda, meminta kegiatan-kegiatan seremonial yang bersifat rutinitas harus dikurangi.

Sementara produktivitas dan orientasi pada hasil wajib ditingkatkan. Tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

“Sekadar melayani saja tidak cukup. Pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan,” ujar Muda.

Presiden, kata Muda, menegaskan bangsa Indonesia harus optimistis menatap masa depan. Yakin untuk menjadi salah satu negara terkuat di dunia. Kuncinya adalah persatuan. Persatuan dan kesatuan sebagai pengikat untuk menuju lndonesia maju. Tanpa persatuan, tidak akan ada energi kolektif mencapai kemajuan. Tanpa persatuan, Indonesia menjadi negara lemah dan pecundang.

“Karena itu, saya mengajak seluruh anggota Korpri yang tersebar di seluruh lndonesia menjadi garda terdepan dalam merajut persatuan, menjaga tali persaudaraan sebagai satu saudara sebangsa dan setanah air,” kata Muda.

Rio I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pontianak
“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

Headline   Kilas Kalbar   lingkungan   News   Pontianak   Sport   Trend
Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
Neraca Dagang Surplus 16 Kali Berturut-turut, Tapi Kemenkeu Ingatkan Ini

Neraca Dagang Surplus 16 Kali Berturut-turut, Tapi Kemenkeu Ingatkan Ini

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan
Pemerintah Perpanjangan Diskon Pajak Beli Mobil Baru Hingga Akhir Tahun

Pemerintah Perpanjangan Diskon Pajak Beli Mobil Baru Hingga Akhir Tahun

Bisnis   Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Otomotif   Sorotan
Kapolri Ditegur Jokowi karena Berlebihan ke Mahasiswa UNS, Pengamat: Siap Reshuffle

Kapolri Ditegur Jokowi karena Berlebihan ke Mahasiswa UNS, Pengamat: Siap Reshuffle

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com