triggernetmedia.com – Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa berharap kegiatan Penyegaran Rohani bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Landak dapat dilaksanakan secara terus menerus setiap tahunnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Landak melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Landak, Vinsensius pada pelaksanaan kegiatan Penyegaran Rohani bagi ASN yang digelar di Aula Kantor Bupati Landak.
“Bahwa sebagai ASN merupakan bagian dari penyelenggara Negara harus memiliki jiwa melayani yang baik bagi masyarakat,” kata Vinsensius mengurai pesan Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, pada Rabu (2/10).

“Mengingat posisi ASN merupakan tulang punggung penyelenggaraan Negara yang sering mendapat sorotan akibat kemerosotan mental dan moral yang ditunjukan dalam bertugas kelihatan rendah. Oleh sebab itu saya harap kegiatan ini selalu dilaksanakan terus menerus guna menanamkan nilai-nilai rasa amanah, tanggung jawab dalam melaksanakan dan mengemban tugasnya sebagai Aparatur Pemerintah, Aparatur Negara dan Abdi Negara serta Abdi Masyarakat,” kata Vinsensius menambahkan pesan Bupati Landak.
Bupati Karolin, ujar Sekda Vinsensius, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengajak supaya para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak tetap semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN.
“Pemkab Landak menyambut baik pelaksanaan kegiatan Penyegaran Rohani ini, dan saya mengajak kita semua supaya meringankan langkah karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Kegiatan Penyegaran Rohani di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak tersebut mendatangkan P. Hermanus Mayong, OFM. Cap sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya Pastor Mayong menyampaikan sebagai Aparatur Pemerintah penting memiliki prinsip-prinsip kehidupan yang tentunya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ada sembilan prinsip dasar kehidupan, yakni Etika sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari, kejujuran dan integritas, bertanggung jawab, hormat pada aturan dan hukum masyarakat, hormat pada hak orang/orang lain, cinta pada pekerjaan, berusaha keras untuk menabung dan investasi, mau bekerja keras, tepat waktu. Semua itu tanpa kita sadari terkadang kita lalai bahkan tidak kita miliki dalam kehidupan. Oleh sebab itu sedapat mungkin kita memilikinya terutama dalam mengemban amanah yang kita terima,” sebut Pastor Mayong.
Keikutsertaan ASN yang hadir cukup banyak bahkan melebihi target, hal tersebut disampaikan oleh Wensislaus Joko, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur saat ditemui usai kegiatan tersebut.
“Peserta kegiatan Penyegaran Rohani ini kita targetkan sebanyak 150 orang, tetapi dikarenakan kegiatan ini penting dan sangat bermanfaat bagi pegawai akhirnya kita sampaikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) supaya melibatkan pegawainya minimal 2 orang dan seperti kita lihat peserta yang hadir memenuhi ruangan sehingga total peserta menjadi sebanyak 300 orang,” jelas Joko.
Joko menambahkan, kedepannya Penyegaran Rohani tersebut akan ditingkatkan dengan lebih mengedepankan penyegaran rohani secara umum bagi ASN Kabupaten Landak.
“Seperti biasanya kita membuat 2 kegiatan ini yakni Penyegaran Rohani bagi ASN yang beragama Kristen dan beragama Islam, tetapi kedepan kita juga sudah merencanakan penyegaran rohani ini secara umum dengan mendatangkan narasumber ahli dibidangnya dan rencana tersebut akan kita laksanakan pada tahun depan,” jelasnya.
Ariz




