HeadlineKesraKetapangKilas KalbarlingkunganNewsSospolhukam

Martin Rantan Apresiasi Sinergi Forkopimda Dalam Penanggulangan Karhutla

Kejari Ketapang inisiasi gerakan kemanusiaan dalam tanggulangi bencana karhutla

triggernetmedia.com – Bupati Ketapang, Martin Rantan bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Jumat (25/7/2020) pagi tadi,  melakukan pemancangan tiang pertama pembangunan Posko Siaga Karhutlah di Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) Ketapang.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan lanjutan dari pertemuan sebelumnya terkait kesiapan pemerintah setempat dalam menghadapi karhutlah diwilayah Ketapang yang diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Ketapang untuk mengumpulkan pihak-pihak terkait yang dianggap perlu ikut andil dan turut berperan aktif dalam penanggulangan bencana.

Pada kesempatan ini dilakukan penyerahan sebidang tanah hibah dari pemilik tanah oleh H Jamsi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang Dharmabella Tyambaz dengan lahan seluas 20×20 meter persegi.

Dalam kesempatan ini Bupati Ketapang Martin Rantan memberikan apresiasi atas inisiasi yang dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri ketapang, yang telah menginisiasikan program nyata dalam upaya penanggulangan bencana karhutla.

“Inisiasi Kejari Ketapang ini merupakan wujud terbangunnya sinergitas bersama dalam upaya penanggulangan bencana. Ini penting dan merupakan tanggung jawab kita bersama bukan tanggung jawab masing-masing sektor,” ujar Bupati Martin Rantan.

Inisiasi Kejari Ketapang ini juga merupakan bentuk gerakan kemanusiaan dan peduli lingkungan yang bertepatan dengan rangkaian kegiatan HUT Bhakti Adhyaksa ke-60 tahun 2020.

Karena itu, Bupati Martin Rantan mengaku  bangga kepada pihak Kejaksaan Negri Ketapang yang dinilainya telah berperan aktif menjadi inisiator pertama mendirikan posko siaga karhutlah di Desa Pelang.

“Tidak menutup kemungkinan kedepanya masing-masing wilayah yang rawan karhuta akan kita dirikan posko siaga karhutlah,” kata Martin Rantan.

Kajari Ketapang Dharmabella Tyambaz menyatakan sejak awal pihaknya memang telah melakukan gerakan dan kampanye secara intensif dengan pihak Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) sehingga terbangun sinergitas yang baik.

“Kejaksaan dalam hal ini juga mengandeng beberapa NGO yang terdiri dari IAR, FFI, TBI, PMP, Manggala Agni, BNPB dan BRG,” sebutnya.

Jhon I Ariz

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close