HeadlineKesraKilas KalbarLandakLipsusNewsSospolhukam

Lampaui Target SPO, Pemkab Landak Terima Penghargaan BPS RI

"Terimakasih kepada seluruh masyarakat kabupaten Landak yang telah berpartisipasi untuk mensukseskan sensus penduduk online tahun 2020 ini," ucap Karolin.

triggernetmedia.com – Pemerintah Kabupaten Landak mendapatkan penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia sebagai kabupaten dengan tingkat respon yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online (SP Online) 2020.

Piagam penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Provinsi Kalimantan Barat Sukwantono kepada Bupati Landak Karolin Margret Natasa, di Pendopo Bupati Landak pada Hari Rabu, (26/8/2020).

“Penghargaan ini diberikan sebagai ucapan terima kasih terhadap Pemerintah Kabupaten Landak yang telah mendukung penuh dan berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan SP Online 2020 dalam periode 15 Februari sampai dengan 29 Mei 2020,” Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Provinsi Kalimantan Barat Sukwantono didampingi oleh Kepala BPS Kabupaten Landak Yanuar Lestariadi saat memberikan keterangan pers.

Di kesempatan ini Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Provinsi Kalimantan Barat, Sukwantono bersama Kepala BPS Kabupaten Landak Yanuar Lestariadi juga meminta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Landak dalam pelaksanaan Sensus Penduduk September sebagai lanjutan dari Sensus Penduduk Online, yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai 1 sampai dengan 15 September 2020, terutama di Kabupaten Landak.

Sementara itu Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa memnerikan apresiasi kepada masyarakatnya yang telah mendukung program pemerintah yaitu sensus penduduk online 2020.

“Terimakasih kepada seluruh masyarakat kabupaten Landak yang telah berpartisipasi untuk mensukseskan sensus penduduk online tahun 2020 ini,” ucap Karolin.

Karolin menegaskan pentingnya data sensus penduduk ini sebagai acuan pemerintah dalam menentukan program pembangunan untuk masyarakat, untuk itu data yang diisi harus dengan benar dan valid.

“Data sensus penduduk ini harus diisi dengan valid dan benar, karena data kependudukan ini akan dijadikan salah satu acuan pemerintah membuat program pembangunan,” ujarnya.

Dek I Ariz

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close