triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, menghadiri Grand Opening Laboratorium Medis dan Klinik Pratama Kimia Farma di Pontianak, Kamis (13/7).
Acara peresmian ini dihadiri oleh beberapa pejabat, termasuk Komisaris Utama PT. Kimia Farma Diagnostika dan Plt. Direktur Keuangan Manajemen Risiko PT. Kimia Farma.
Peresmian Grand Opening ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Kalbar dan dilanjutkan dengan serangkaian acara, termasuk pembukaan 20 outlet baru di seluruh wilayah Indonesia.
Selama acara, PT. Kimia Farma juga menyerahkan plakat kepada Pemprov dan melakukan penyerahan simbolis “Aksi melawan Diabetes, Injeksi Vitamin C dan Gula Darah Gratis bagi masyarakat”.
Usai meresmikan outlet tersebut, Gubernur Kalbar mengungkapkan bahwa kehadiran outlet Kimia Farma ini merupakan jaringan apotek, klinik, dan laboratorium yang modern dan dapat merambah ke seluruh daerah di Kalbar.
“Untuk di Kalbar sendiri sangat dibutuhkan meskipun baru ada di beberapa lokasi seperti di Sintang, Pontianak, dan Singkawang, semoga kedepannya dapat kita kembangkan ke daerah-daerah lain, karena keberadaannya melalui pengalaman dan jaringan serta peralatan yang ada sangat membantu di bidang kesehatan,” tutur Sutarmidji.
Beliau menyatakan harapannya agar outlet ini dapat dikembangkan ke daerah-daerah lain untuk membantu bidang kesehatan.
Sutarmidji juga menekankan bahwa kehadiran fasilitas kesehatan seperti klinik dan laboratorium Kimia Farma sangat diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Saya meyakini, bahwa klinik dan laboratorium Kimia Farma ini akan memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Plt. Direktur Keuangan Manajemen Risiko PT. Kimia Farma, Yudhi Rangkuti, menyampaikan bahwa kehadiran klinik dan laboratorium Kimia Farma akan memperkuat konsistensi perusahaan dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak.
“Kami berharap kehadiran klinik dan laboratorium ini menjadi salah satu bentuk pelayanan kita kepada masyarakat, khusus di klinik dan laboratorium Kimia Farma ini menyediakan beberapa jenis pelayanan kesehatan seperti medical check up, fasilitas praktek dokter dan sebagainya juga bisa disini,” ungkap Yudhi.
Peresmian klinik dan laboratorium Kimia Farma di Pontianak juga dihadiri oleh perwakilan dari Polda Kalbar, pejabat yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, pejabat yang mewakili Pemerintah Kota Pontianak, dan seluruh tenaga medis dari Klinik Laboratorium Kimia Farma Kalimantan Barat.
Sebagai informasi tambahan, Kimia Farma adalah perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1817 oleh Pemerintah Hindia Belanda.
Perusahaan ini memiliki belasan pabrik, ribuan apotek, klinik kesehatan, laboratorium klinik, optik, dan klinik kecantikan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kimia Farma juga memiliki gerai ritel di Arab Saudi dan telah mengekspor produk farmasi dan bahan baku obat ke berbagai negara seperti India, Malaysia, Maladewa, Kenya, Yaman, Hong Kong, dan Filipina.




