triggernetmedia.com – Olahraga dan pariwisata merupakan dua hal berbeda. Namun lebih dari itu, keduanya bisa dipersatukan khususnya dalam agenda-agenda olahraga bertaraf internasional.
Misalnya kejuaraan triatlon dunia IRONMAN 70.3 yang baru saja diadakan di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 6 hingga 8 Oktober 2022 kemarin.
Kejuaraan ini merupakan ajang olahraga triatlon yang menggabungkan tiga cabang olahraga sekaligus yaitu renang, bersepeda dan lari.
Tahun ini, IRONMAN 70.3 diikuti oleh 406 peserta dari dalam dan luar negeri, termasuk para atlet triatlon nasional yang disponsori Herbalife Nutrition.
Kata Senior Director dan General Manager Herbalife Nutrition Indonesia – Andam Dewi, keikutsertaan para atlet tersebut akan menjadi contoh yang menginspirasi masyarakat untuk menjaga kesehatan.
Ia juga menyebut bagaimana IRONMAN 70.3 Lombok dapat menjadi momen baik dalam mengangkat serta memperkenalkan pariwisata lokal.
Para peserta yang hadir dari 33 negara, memulai lomba di Pantai Senggigi. Mereka kemudian menikmati keindahan alam di tiga kabupaten termasuk alam yang ada di sekitar Gunung Rinjani.
“Ajang ini adalah lomba triatlon tingkat dunia yang telah diselenggarakan di lebih dari 55 negara. Dengan diadakan di tanah air, dapat memperkuat citra positif Indonesia sebagai tujuan utama sport tourism global,” kata Andam Dewi dalam siaran tertulis, melansir suara.com, Senin (10/10/2022).
Kejuaraan Dunia IRONMAN diadakan pertama kali di Hawaii, Amerika Serikat sejak 1978, dengan balapan tambahan pada tahun 1982.
IRONMAN 70.3 merupakan triatlon jarak jauh yang terdiri dari renang 1,9 km, bersepeda 90 km, dan lari 21,1 km.
Half IRONMAN berganti nama menjadi IRONMAN70.3 pada tahun 2005, dengan 70.3 menunjukkan jumlah total mil seorang atlet berenang, bersepeda dan berlari: 1,2 mil (1,9 km) berenang, bersepeda 56 mil (90 km), dan lari 13,1 mil (21,1 km).



