triggernetmedia.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan mengatakan, Kabupaten Kapuas Hulu memiliki sumber daya alam berlimpah, di sektor perikanan salah satunya, baik itu ikan konsumsi maupun Ikan Hias (Arwana) atau yang lebih dikenal masyarakat Kapuas Hulu dengan nama ikan Siluk.
Orang nomor satu di Bumi Uncak Kapuas ini membeberkan, bahwa dalam beberapa tahun terakhir spesies ikan Arwana super red Kapuas Hulu bahkan jadi andalan ekspor Kalimantan Barat ke berbagai negara.
“Arwana super red memiliki bentuk atau ciri khas tersendiri, corak dan warna khasnya merah pekat, itulah yang membedakan ikan Arwana Kapuas Hulu berbeda dan lebih punya nilai dari ikan Arwana di tempat lain,”katanya disela menghadiri event Arowana Cup di Lantai Dasar Lippo Mall Kemang Jakarta Selatan, pada Jumat (15/7/2022).
Bupati Sis menegaskan, ikan Arwana boleh saja jadi kebanggaan masyarakat kabupaten Kapuas Hulu. Namun, ini juga sekaligus tantangan terbesar agar bisa mengelola, membudidayakan, dan melestarikan sumber daya alam yang bermanfaat dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.
“Artinya budidaya ikan arwana super red ini sangat menjanjikan, selain terbilang cukup stabil secara bisnis dan harganya pun fantastis dan berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Bahkan bisa menyerap tenaga kerja. Namun yang terpenting kita juga harus bisa mengajak dan bersama-sama dalam melestarikan ikan Arwana agar tidak punah,” ujarnya.
Bupati Sis menilai Arowana Cup Jakarta yang diselenggarakan oleh Event Organizer Jakarta City Market dan Faith Arowana pada tanggal 15-16 Juli 2022 terbilang sukses memukau perhatian para pecinta, penghobby dan para UMKM, pelaku bisnis Arowana Super Red bahkan banyak yang hadir dan berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.
“Tentu saja kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan perekonomian UMKM pelaku bisnis ikan Arwana dan gerakan peduli sesama dengan mendonasikan sebagian dana untuk panti asuhan anak yatim dan pendidikan anak sekolah,” katanya.



