Minggu, 10 Mei 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Ekonomi

Curah Hujan Tinggi dan Banjir di Kalbar Picu Harga Cabai Meroket di Kota Pontianak

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
8 Desember 2021
in Ekonomi, Headline, Kilas Kalbar, News, Pontianak, Sorotan
0
Curah Hujan Tinggi dan Banjir di Kalbar Picu Harga Cabai Meroket di Kota Pontianak

TPID Kota Pontianak melakukan inspeksi mendadak di Pasar Flamboyan, Rabu (8/12/2021).

1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Pejabat Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Mulyadi mengimbau masyarakat untuk menanam cabe di pekarangan rumah masing-masing. Menurutnya, menanam cabe dinilai perlu dilakukan guna mencukupi kebutuhan rumah tangga.

“Terlebih saat ini harga cabai rawit sudah mengalami kenaikan relatif tinggi dipasaran,” kata Mulyadi yang juga Ketua Tim Pengendali Inflasi daerah (TPID) Kota Pontianak, usai melakukan sidak di Pasar Flamboyan, Rabu (8/12/2021).

Related posts

Pemerintah Kaji Aturan Baru di Tengah Kenaikan Biaya Ongkir Marketplace

Pemerintah Kaji Aturan Baru di Tengah Kenaikan Biaya Ongkir Marketplace

10 Mei 2026
Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi 14,3 Persen

Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi 14,3 Persen

10 Mei 2026

Mulyadi menyebut berdasarkan pendataan TPID Kota Pontianak, kekinian, harga cabe lokal di pasaran bervariasi, mulai dari yang warna hijau berkisar harga Rp40 ribu per kilogram, warna campuran merah dan hijau di kisaran Rp65 ribu per kilogram hingga cabe merah yang menembus harga Rp100 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram.

“Meski demikian harga cabe kering justru mulai mengalami penurunan dengan kisaran harga Rp50 ribu per kilogram. Harga kebutuhan pokok lainnya masih cukup stabil di pusat perbelanjaan tradisional. Sebut saja harga ikan tenggiri, tongkol dan ikan kakap masih stabil. Demikian pula harga bawang merah yang berada di kisaran Rp20 ribu per kilogram dan bawang putih terendah di harga Rp22 ribu per kilogram dan tertinggi Rp24 ribu per kilogram,” jelasnya.

“Kalau harga daging segar stabil kisaran harga Rp130 ribu per kilogram, sedangkan daging beku di kisaran harga Rp100 ribu per kilogram,” tsambung Mulyadi.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Peternakan Kota Pontianak, Bintoro juga membenarkan, kekinian, harga cabe lokal di pasaran bervariasi, mulai dari yang warna hijau berkisar harga Rp40 ribu per kilogram, warna campuran merah dan hijau di kisaran Rp65 ribu per kilogram hingga cabe merah yang menembus harga Rp100 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram.

“Memang penyebab melonjaknya harga komoditas itu dikarenakan faktor cuaca, terutama banjir. Mudah-mudahan cabe dari Lumajang sebagai daerah penghasil cabe bisa segera masuk ke Provinsi Kalbar sehingga diharapkan harga cabe bisa segera berangsur turun,” ujarnya.

Bintoro menambahkan, cabe yang dipasarkan di Kota Pontianak masih berjenis cabe lokal, artinya belum mendatangkan pasokan dari Pulau Jawa yang notabene belum panen raya. Pihaknya akan berkoordinasi dengan kabupaten/kota yang notabene sebagai daerah penghasil produksi cabe seperti Kabupaten Kubu Raya dan sekitarnya.

“Kebutuhan cabe rawit di Kota Pontianak per harinya mencapai 4 ton, itu kebutuhan standarnya,” bebernya.

Bintoro menegaskan, pihaknya sebetulnya sudah mengantisipasi hal ini, baik melalui program pusat maupun program daerah melalui gerakan tanam cabe. Beberapa pemerintah kabupaten/kota sudah melakukan program gerakan tanam cabe.

“Musibah banjir seperti di Sintang dan beberapa wilayah lainnya menyebabkan tanaman cabe itu terendam banjir. Tapi memang ada beberapa daerah-daerah datarannya agak tinggi sehingga tanaman cabe masih aman,” katanya.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Curah Hujan Tinggi dan Banjir di Kalbar Picu Harga Cabai Meroket di Kota Pontianak# harga cabai mahalBintoroDinas Pangan Pertanian dan Peternakan Kota PontianakHarga Cabai MeroketMulyadiPemkot PontianakSekda Kota PontianakTPID Kota Pontianak
Previous Post

Jelang Nataru, TPID Kota Pontianak Siapkan Pola Pengendalian Harga Komoditas

Next Post

Soroti Kasus Stunting di Desa Sidas, Ini yang Dilakukan Bupati Landak

Next Post
Soroti Kasus Stunting di Desa Sidas, Ini yang Dilakukan Bupati Landak

Soroti Kasus Stunting di Desa Sidas, Ini yang Dilakukan Bupati Landak

Pemerintah Kaji Aturan Baru di Tengah Kenaikan Biaya Ongkir Marketplace

Pemerintah Kaji Aturan Baru di Tengah Kenaikan Biaya Ongkir Marketplace

10 Mei 2026
Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi 14,3 Persen

Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi 14,3 Persen

10 Mei 2026
Touring COV12 Borneo 3 Nation Jadi Ajang Promosi Kalbar

Touring COV12 Borneo 3 Nation Jadi Ajang Promosi Kalbar

10 Mei 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Pemerintah Kaji Aturan Baru di Tengah Kenaikan Biaya Ongkir Marketplace
  • Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi 14,3 Persen
  • Touring COV12 Borneo 3 Nation Jadi Ajang Promosi Kalbar

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Pemerintah Kaji Aturan Baru di Tengah Kenaikan Biaya Ongkir Marketplace

Pemerintah Kaji Aturan Baru di Tengah Kenaikan Biaya Ongkir Marketplace

10 Mei 2026
Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi 14,3 Persen

Pertumbuhan Uang Primer Melambat Jadi 14,3 Persen

10 Mei 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600