triggernetmedia.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan serta saling menghormati antar sesama. Keberadaan organisasi lintas etnis diharapkan mampu mengakomodir sejumlah etnis yang memiliki perbedaan kultur dan cara pandang.
“Oleh karena itu, dengan saling menghormati atas azas persatuan dan kesatuan, maka perpecahan tidak akan terjadi. Kuncinya saling menghormati antara satu dengan yang lain dan antar etnis jangan sampai ada yang merasa lebih baik, lebih hebat dan sebagainya. Kita semua sama, Bangsa Indonesia. Mari kita bersama-sama bergandengan tangan,” pesannya saat memberikan kata sambutan Pengukuhan Dewan Pemuda Lintas Etnis ini Kalimantan Barat, Selasa (9/11/2021) di Pontianak.
Sementara itu, Ketua Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalimantan Barat terpilih Adrianus, mengungkapkan, Dewan Pemuda Lintas Etnis dibentuk dengan memadukan berbagai unsur etnis didalamnya. Pembentukan ormas lintas etnis ini pun, dilakukan dengan sangat hati-hati, dan seoptimal mungkin menghindari hal-hal yang berpotensi mengarah pada potensi keretakan atau perpecahan atar kelompok maupun golongan (etnis).
“Ini dibentuk atas dasar kita ingin mewujudkan rasa persaudaraan, solidaritas, kekompakan dan kepedulian antar sesama pemuda dengan tidak memandang suku A, B, dan seterusnya, itu yang kita minimalisir,” tegasnya.
Meskipun baru menampung sebanyak 7 etnis, sambung Adrianus, dalam satu wadah ormas yang terdiri dari perwakilan organisasi kepemudaan lintas etnis ini, sejatinya ada 23 etnis di Kalimantan Barat.
“Namun ormas ini sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Barat. Sedangkan dalam rapat kerja yang dilaksanakan, kami akan merancang program kerja yang akan dipadukan dengan program pemerintah, maupun dengan jajaran TNI Polri,” jelas Adrianus.
“Nanti kita sampaikan hasil rapat kerja kepada Pemerintah maupun ke TNI/Polri. Kami berharap mendapatkan dukungan penuh seluruh elemen penting di Kalimantan Barat ini,” tandasnya. (*)




