Senin, 27 April 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Headline

Kelola Dana Desa, Kades di Kapuas Hulu ‘Dihantui’ Polisi dan Jaksa

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
13 Agustus 2021
in Headline, Kabar Desa, Kapuas Raya, Keuangan, Kilas Kalbar, News, Sorotan, Sospolhukam
0
Kelola Dana Desa, Kades di Kapuas Hulu ‘Dihantui’ Polisi dan Jaksa

Wabup Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat foto bersama dengan para Kades yang mengikuti Bimtek Pengelolaan Penanganan dan Pengawasan Dana Desa Kapuas Hulu yang berlangsung di gedung MABM Kapuas Hulu, Jumat (13/08/2021).

1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Berkaitan pengelolaan dana desa tahun anggaran 2020 – 2021, sedikitnya 10 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Kapuas Hulu dipanggil kejaksaan dan kepolisian. Dampak pemanggilan tersebut membuat Kades lainnya ketakutan lantaran merasa ‘dihantui’ Aparat Penegak Hukum (APH).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kapuas Hulu, Alfiansyah mengatakan tidak sedikit Kades berkeluh kesah dengan dirinya dan Apdesi lantaran ketakutan dalam mengelola dana desa.

Related posts

Infeksi Gigi Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Berdampak ke Organ Vital

Infeksi Gigi Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Berdampak ke Organ Vital

27 April 2026
Ramai Soal Blokir NIK, Pemkot Pontianak Tegaskan Masih Wacana

Ramai Soal Blokir NIK, Pemkot Pontianak Tegaskan Masih Wacana

27 April 2026

“Mereka yang dipanggil APH (Polisi dan Jaksa) itu bercerita kepada Kepala Desa yang lainnya, sehingga ini menjadi ketakutan dalam pengelolaan dana desa di Kapuas Hulu,” jelasnya kepada wartawan saat Bimtek Pengelolaan Penanganan dan Pengawasan Dana Desa Kapuas Hulu yang berlangsung di gedung MABM Kapuas Hulu, Jumat (13/08/2021).

Menurut Alfian, sebenarnya prosedur pemanggilan Kades boleh-boleh saja. Dan harus didasari sikap APH itu adalah adanya laporan dan melakukan klarifikasi.

“Tapi seyogyanya desa ini lebih mengedepankan APIP sebagai tulang punggung memantau proses segala hal berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah desa, termasuk pengelolaan dana desa,” ujarnya.

Ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Kapuas Hulu, salah satu yang dibahas adalah berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintah desa dan pengelolaan dana desa. KPK menghendaki APIP menjadi garda terdepan dalam mengawal pemerintahan di desa.

“Soal APH boleh-boleh saja. Tapi saat klarifikasi (pemanggilan Kades, red). Tetap berkoordinasi dengan inspektorat. Jadi harus tetap koordinasi dan komunikasikan dengan APIP,” lugasnya.

Kalau persoalan administrasi pelaporan penggunaan dana desa yang tidak tepat, kata dia, APIP lebih mengetahui. Karena auditor ada di APIP.

“Jadi kalau penyelenggaran di desa itu pengawasannya, ibarat segi tiga. APIP ada di puncak. Kiri dan kanan itu ada kejaksaan dan kepolisian. Kalau persoalan administrasi atau salah-salah sedikit cukup APIP saja. Kecuali Operasi Tangap Tangan (OTT) baru lah APH. Jangan sedikit-sedikit dipidanakan,” tuturnya.

Alfian khawatir, ketakutan Kades akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga dirinya meminta para Kades di Kapuas Hulu untuk fokus dalam menyelenggarakan pemerintahan desa.

“Dengan adanya Bimtek ini, kita berharap semua pihak mendukung secara optimal dan objektif, agar kepala desa tidak merasa dihantui dan kecemasan,” sebutnya.

Adapun hal-hal yang tidak diinginkan itu seperti terjadinya mogok massal seluruh Kades se Kapuas Hulu.

“Bayangkan 278 kades mogok kerja, satu bulan saja. Apa ini tidak menjadi isu nasional? Maka dari itu saya meminta para Kades untuk berpikir secara rasional,” bebernya.

“Karena tak sedikit yang datang berkeluh kesah dan ingin mogok, terutama yang dipanggil oleh APH dalam pengelolaan dana desa. Karena apa, mereka merasa sudah nati-matian mengurus desa, tapi disibukkan dengan hal-hal yang tidak mendukung membangun desa. Tapi saya sudah nasehatkan Kades-Kades tersebut,” timpal Alfian mengakhiri.

 

Sumber : Jurnalis.co.id

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: APIPdana desaKPK
Previous Post

Program Berobat Gratis Pemkab Sambas Diluncurkan Tepat Hari Kemerdekaan

Next Post

Asa Citra Duani, Kayong Utara Jadi Lokasi Pilihan Wisata Religi di Kalbar

Next Post
Asa Citra Duani, Kayong Utara Jadi Lokasi Pilihan Wisata Religi di Kalbar

Asa Citra Duani, Kayong Utara Jadi Lokasi Pilihan Wisata Religi di Kalbar

Infeksi Gigi Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Berdampak ke Organ Vital

Infeksi Gigi Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Berdampak ke Organ Vital

27 April 2026
Ramai Soal Blokir NIK, Pemkot Pontianak Tegaskan Masih Wacana

Ramai Soal Blokir NIK, Pemkot Pontianak Tegaskan Masih Wacana

27 April 2026
PASI: Atletik Open 2026 Jadi Ajang Cari Bibit Atlet

PASI: Atletik Open 2026 Jadi Ajang Cari Bibit Atlet

27 April 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Infeksi Gigi Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Berdampak ke Organ Vital
  • Ramai Soal Blokir NIK, Pemkot Pontianak Tegaskan Masih Wacana
  • PASI: Atletik Open 2026 Jadi Ajang Cari Bibit Atlet

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Infeksi Gigi Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Berdampak ke Organ Vital

Infeksi Gigi Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Berdampak ke Organ Vital

27 April 2026
Ramai Soal Blokir NIK, Pemkot Pontianak Tegaskan Masih Wacana

Ramai Soal Blokir NIK, Pemkot Pontianak Tegaskan Masih Wacana

27 April 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600