triggernetmedia.com – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson mengungkapkan, ada seorang pria berinisial WN (37) warga Mempawah yang nekat pulang dari Magetan, Jawa Timur ke Pontianak. WN merupakan seorang ustadz di pondok pesantren Temboro.
“Namun pada akhirnya karena terlalu sibuk pada pekerjaannya atau bisnis yang ditekuni yaitu laundry dan ticketing maka saudara WN ini tidak lagi menjadi ustadz di pondok Pesantren Temboro,” ujar Harisson di Pontianak, Kamis (23/4/2020).
Harisson menyebut WN tertular COVID-19 di Kabupaten Magetan. WN pun tertular dari saudara yang merupakan keluarga dari rumah yang di sewa oleh WN sendiri.
“Pada saat dilakukan uji swab kemudian ternyata adalah kasus konfirmasi COVID-19,” jelasnya.
WN, ujar Harisson, kemudian pulang dari Surabaya ke Pontianak dengan menggunakan pesawat Citilink pada tanggal 16 April 2020. Saat ini Dinas Kesehatan di Mempawah maupun di Kabupaten Kota lain sedang melakukan penyelidikan epidemiologi terhadap semua siswa pondok pesantren yang dari Temboro Magetan.
“Ini akan dilakukan rapid test termasuk kepada keluarga saudara di mempawah saudara WN sendiri sekarang sudah di isolasi di rumah sakit Rubini di Mempawah dalam penyelidikan epidemiologi,” jelas Harisson.
Harisson menekankan, selanjutnya yang akan menjadi panduan bagi petugas Puskesmas atau petugas dinas kesehatan bahwa saudara WN melakukan bisnis laundry dan ticketing terhadap siswa-siswa di pondok pesantren Temboro Magetan.
“Jadi yang harus dijadikan fokus terhadap pemeriksaan atau penyelidikan epidemiologi adalah siswa atau siswa pondok pesantren temboro yang melakukan mungkin meminta jasa laundry dari saudara WN atau melakukan proses ticketing untuk pulang ke Pontianak,”kata dia.
Dhesta




