triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak menempatkan Kecamatan Pontianak Timur sebagai salah satu wilayah prioritas pembangunan infrastruktur. Pesatnya pertumbuhan penduduk dan kawasan permukiman dinilai membutuhkan penataan yang lebih terencana.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebutkan, pembangunan trotoar akan menjadi agenda lanjutan setelah Jalan Sultan Hamid II ditata menjadi dua jalur. Trotoar direncanakan membentang dari Jembatan Kapuas I hingga Jembatan Landak.
“Fasilitas pejalan kaki perlu disiapkan agar kawasan ini lebih tertata dan nyaman,” ujar Edi, Sabtu (21/2/2026).
Selain trotoar, pemerintah kota menyiapkan pelebaran Jalan Tekam sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas. Program lain yang masuk dalam rencana adalah pembangunan rusunawa di Gang Semut sebagai upaya pengentasan kawasan kumuh.
Pemkot juga merancang jalur lingkar timur yang menghubungkan Tanjung Raya dan Ampera. Namun, Edi mengakui sejumlah rencana masih terkendala persoalan pembebasan lahan.
Menurut dia, tantangan lain datang dari meningkatnya jumlah kendaraan serta persoalan drainase di kawasan bertopografi rendah. Karena itu, penguatan saluran air dan penataan kawasan permukiman baru menjadi bagian penting dari agenda pembangunan Pontianak Timur.




