triggernetmedia.com – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kalimantan Barat sukses menggelar Rapat Koordinasi Daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rakorda HPI tahun 2024.
Acara yang berlangsung di Taman Rekreasi Amalzone Kuburaya ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kalimantan Barat, Windy Prihastari, Jumat (16/2).
Rapat Koordinasi ini menjadi wujud kepedulian DPD HPI Kalbar untuk terus mengembangkan wawasan dan pengetahuan anggotanya di bidang pariwisata, khususnya Pramuwisata.
Dalam sambutannya, Windy Prihastari menyampaikan rasa terima kasih kepada HPI Kalbar atas undangan dalam acara Rakorda HPI.
Ia juga menyampaikan harapannya agar Kalimantan Barat dapat lebih berprestasi lagi, terutama setelah berhasil masuk 10 besar kunjungan wisata asing dari seluruh provinsi di Indonesia pada tahun 2023.
Selain itu akan segera mefasilitasi rapat lintas stakeholder terkait Penerapan Perda Pramuwisata.
Tema “Dengan Rakorda HPI Kalbar, Kita Tingkatkan Sinergitas Pelayanan, Standarisasi, Terapan, dan Sistem Kerja Pramuwisata Kalimantan Barat” diusung dalam acara ini, dengan tujuan agar para profesional di bidang pariwisata terus mengikuti perkembangan dan menambah pengetahuan.
Rakorda juga membahas wacana penerapan Perda Pramuwisata yang dianggap sangat mendesak mengingat peningkatan jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang menjadikan Kalbar sebagai destinasi wisata utama.
Berdasarkan data statistik BPS Kalbar, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kalimantan Barat pada Desember 2023 mencapai 9492 kunjungan, mengalami kenaikan signifikan sebesar 94,59 persen dibandingkan November 2023.
Ketua DPD HPI Kalbar, Fahroollyadi, menegaskan bahwa peran Pramuwisata sangat penting dalam menjaga citra dan mengoptimalkan peluang ekonomi Kalbar.
“Kami sebagai Pramuwisata menjadi garda terdepan yang langsung bersinggungan dengan para wisatawan. Kami paling memahami karakter, keinginan, dan kebutuhan wisatawan di lapangan,” ungkap Fahroollyadi.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, seperti Kepala Dinas Porapar Kuburaya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalbar, dan perwakilan dari berbagai organisasi pariwisata di Kalbar.




