triggernetmedia.com – Bertempat di Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, bersama Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalbar, Windy Prihastar, luncurkan Gerakan Tanam Cabai (Gertam), Rabu (6/12).
Acara ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Kalbar dan TP-PKK Provinsi Kalbar, yang bertujuan untuk mencegah lonjakan harga cabai di pasar dan terus mengontrol angka inflasi.
Pj. Gubernur menjelaskan bahwa melibatkan TP-PKK adalah langkah strategis karena TP-PKK memiliki jaringan yang luas dari tingkat pusat hingga ke tingkat dusun.
“Kami mengajak ibu-ibu PKK untuk menanam cabai, karena cabai merupakan salah satu faktor pendorong inflasi di Kalimantan Barat,” ujar Harisson kepada media.
Menurutnya, produksi cabai di Kalbar pada November lalu mencapai 658 ton, sementara kebutuhan masyarakat sekitar 938 ton, dengan kekurangan sekitar 281 ton.
“Kami masih mengimpor cabai dari Jawa, tapi kami khawatir dengan fenomena El Nino di sana yang dapat menghambat produksi. Untuk itu, kami meminta rumah tangga untuk menanam cabai,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura memberikan bantuan bibit sebanyak 38 ribu untuk Kabupaten Sanggau guna mendukung gerakan menanam cabai ini.
“Langkah ini bertujuan membantu ibu rumah tangga dalam menanam cabai, sehingga kekurangan cabai di Kalbar sebesar 281 ton dapat teratasi oleh masyarakat yang terlibat dalam gerakan ini,” jelas Pj. Gubernur.
Dia berharap gerakan ini dapat mengurangi kebutuhan rumah tangga karena harga cabai yang tinggi.
Di sisi lain, Pj. Ketua TP-PKK Kalbar mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Kalbar, yang berhasil meraih peringkat terendah ke-3 dalam pengendalian inflasi di Indonesia.
“Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Penjabat Gubernur Kalimantan Barat karena meraih peringkat terendah ke-3 dalam mengendalikan inflasi. Ini hasil kerja keras bersama antara Pemprov. Kalbar dan stakeholder terkait,” ucap Windy.
TP-PKK aktif bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dalam Gerakan Menanam Cabai sebagai salah satu upaya strategis dalam mengendalikan inflasi.
“Sesuai arahan dari Ibu Ketua Umum TP PKK, kami berkomitmen untuk menggiatkan program-program strategis, seperti gerakan tanam cabai, untuk membantu pengendalian inflasi di daerah,” ungkapnya.
Windy juga menegaskan bahwa TP-PKK Provinsi Kalbar akan menggelar kompetisi pada tahun 2024 untuk mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal.
“Kami akan terus mendorong dan memberikan pembinaan agar masyarakat Kalimantan Barat terus memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif dalam mendukung pengendalian inflasi,” tutupnya.
Selain Pj. Gubernur dan Pj. Ketua TP-PKK Kalbar, beberapa tokoh seperti Pj. Ketua Dharma Wanita Persatuan Kalbar, D. Efy Masfiaty, Plt Ketua TP-PKK Sanggau, Yohana Kusbariah, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan tokoh masyarakat setempat juga turut serta dalam kegiatan ini.





