triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menekankan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang krusial untuk menggerakkan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Edi saat memimpin apel peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama di Pontianak, Sabtu (3/1/2026).
Edi menyebutkan, dengan populasi yang kini mendekati 700.000 jiwa, keberagaman di Kota Khatulistiwa harus dikelola secara kolaboratif agar mampu meningkatkan indeks kebahagiaan warga.
Ia mendorong Kementerian Agama untuk memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, melampaui urusan administratif semata.
“Sinergi produktif antara pemerintah kota dan Kementerian Agama terbukti telah meningkatkan indikator pembangunan, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan,” ujar Edi.




