triggernetmedia.com – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPRKP2LH) Kabupaten Kapuas Hulu menyatakan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) IKLH Kapuas Hulu menempati peringkat pertama, dan mengungguli 14 Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat. Data ini disampaikan langsung oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPRKP2LH) Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (10/5.)
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemeliharaan Lingkungan Hidup (P2LH) DPRKP2LH Kapuas Hulu, Sulastri menyebut, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) adalah Indeks Kinerja Utamanya (IKU) Bupati Kapuas Hulu.
Ia menjelaskan, IKLH merupakan gabungan penilaian dari Indeks Kualitas Udara (IKU), Indeks Kualitas Lahan (IKL) dan Indeks Kualitas Air (IKA). Nilai IKLH yang baik bisa saja ditunjang dari nilai IKL dan IKU yang bagus, walau agak kurang di IKA.
“Untuk tahun 2023 IKA Kapuas Hulu di peringkat 4 dari 14 kabupaten/kota se Kalbar, dan secara nasional peringkat ke-73 dari 514 kabupaten kota se Indonesia. Target IKA Kapuas Hulu di kategori sedang dan tercapai sedang,” jelas Sulastri.
Kemudian, sambungnya, Indeks Kinerja Utamanya (IKU) Kapuas Hulu mencapai peringkat 5 dari 14 kota se Kalbar dan secara nasional peringkat 81 dari 514 kabupaten kota se Indonesia.
“Target IKU Kapuas Hulu baik dan tercapai sangat baik,” ujar Sulastri.
“Sedangkan Indeks Kualitas Lahan (IKL) Kapuas Hulu meraih peringkat 1 dari 14 kabupaten kota se Kalbar dan peringkat 28 dari 514 kabupaten kota se Indonesia. Targetnya sangat baik tapi tercapai baik,” timpalnya.
Sedangkan IKLH Kapuas Hulu, targetnya baik dan tercapai di kategori baik. Namun secara nilai Kapuas Hulu tercapai diatas target, 74 jadi 80.
“Kita peringkat 1 dari 14 kabupaten kota se-Kalbar, dan peringkat 51 dari 514 kabupaten kota se-Indonesia,” jelas Sulastri.
Sebagai informasi, penilaian IKLH dilakukan dengan sistem aplikasi dari kementerian terkait, sehingga data yang terinput langsung mendapat nilainya.
“Kami melakukan survey lapangan berdasarkan parameter yang telah ditentukan, dan hasilnya langsung dimasukan ke aplikasi. Jadi nilai tersebut langsung muncul untuk menjadi penentuan peringkat terkait IKLH,” kata Sulastri memungkas.



