triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, membuka Rapat Kerja Cabang Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Barat di Hotel Aston, Jalan Gajahmada No 21 Pontianak, Senin (25/7).
Raker dengan tema “Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Kemitraan untuk Tata Kelola Sawit Berkelanjutan” ini diadakan untuk mengevaluasi capaian hasil kerja organisasi sepanjang Tahun 2022-2023 dan mengimplementasi isu strategis serta permasalahan yang dihadapi dalam program kerja Tahun 2023-2024.
Dalam sambutannya, Harisson menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi GAPKI dalam membantu pemerintah provinsi Kalimantan Barat dalam berbagai hal, termasuk penanggulangan bencana, penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) untuk kesejahteraan masyarakat, serta dukungan dalam pembangunan dan peningkatan fasilitas di gedung sertifikasi.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat saat ini terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan salah satu langkah strategis adalah dalam bidang perkebunan, khususnya perkebunan kelapa sawit,” ujar Harisson.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung investasi di Kalbar guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
“Perlu juga saya sampaikan bahwa pemerintah terus mendukung investasi di Kalbar, jadi kita (Pemerintah) terus mendukung investasi untuk membantu dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kalbar,” harapnya.
Sebagai landasan hukum, Harisson juga menyebutkan tentang Peraturan Menteri Pertanian Nomor 03 Tahun 2022 tentang pengembangan sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan, peremajaan, serta sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit, dan juga perubahan terakhirnya.
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 19 Tahun 2023 yang mengatur mekanisme peremajaan kelapa sawit perkebunan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah kepada perkebunan kelapa sawit rakyat/swadaya.





