triggernetmedia.com – Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat mengatakan, Gawai Dayak dalam komunitas masyarakat adat dayak adalah wujud rasa syukur atas apa yang telah kita terima dari kemurahan Tuhan sepanjang tahun.
“Proses bertani yang telah dilalui, baik berupa kesuburan tanah, kesehatan bagi seluruh warga masyarakat maupun hasil pertanian yang diperoleh, merupakan hal yang patut disyukuri, karena hanya atas kemurahan Tuhan, semua itu dapat diperoleh,” katanya saat membuka Gawai Dayak Di Desa Jerenjang, Kecamatan Seberuang, Rabu (25/5/2022).
Dalam kesempatan ini, Wabup Wahyudi Hidayat meminbta masyarakat memahami bawha pesta panen atau gawai dayak, tidak di indentikan dengan pesta pora.
“Gawai dayak harus kita maknai bahwa Tuhan sang pemberi rejeki,” ujarnya.
“Sungguh Tuhan itu maha baik bagi kita, era sekarang, menuntut kita untuk dapat mengelola seluruh potensi yang ada pada diri kita untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama, disamping apa yang saya kemukakan, gawai dayak juga dapat dimaknai bagaimana masyarakat adat menjaga dan melestarikan seni budaya peninggalan leluhur kita,” timpalnya.
Wabup Wahyudi Hidayat juga mengajak masyarakat agar dapat mengambil bagian dan peran penting dalam berbagai aspek pembangunan di Kabupaten Kapuas Hulu.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu dan instansi terkait akan berupaya maksimal untuk melakukan inventarisasi kebudayaan daerah yang masih hidup, tumbuh dan terjaga keasliannya, termasuk salah satunya adalah pesta gawai ini, yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh sub Suku Dayak di Kabupaten Kapuas Hulu,” sambungnya.
Seluruh elemen penting dalam masyarakat diharapkan berperan penting dalam berbagai aspek pembangunan dalam rangka menopang Kapuas Hulu yang Harmonis, Energik, Berdaya saing, Amanah dan Terampil atau Kapuas Hulu HEBAT.



