banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

3 Kali Absen, Azis Syamsuddin Akhirnya Nongol Rapat Paripurna RUU PDP di DPR

Trigger Netmedia - 22 Juni 2021
3 Kali Absen, Azis Syamsuddin Akhirnya Nongol Rapat Paripurna RUU PDP di DPR
Penampakan rapat paripurna di DPR. - (Suara.com/Novian)

triggernetmedia.com – Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin terlihat hadir kembali di dalam Rapat Paripurna ke-21 masa persidangan V tahun sidang 2020-2021. Ia terlihat duduk di meja pimpinan sejak rapat dimulai.

Berdasarkan pantauan, Azis duduk di antara Ketua DPR Puan Maharani dan Rahnat Gobel. Sementara di samping kiri Puan, duduk Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Rapat paripurna dipimpin Puan.

Diketahui dalam rapat paripurna hari ini pembatasan kehadiran fisik anggota DPR diberlakukan. Hanya 25 persen dari total kehadiran yang diperkenankan hadir fisik. Sehingga kursi di ruang sidang lebih banyak kosong tidak terisi.

“Menurut catatan dari Sekjen hari ini hadir 29 fisik dan 265 virtual dan beberapa izin sehingga jumlah anggota yang hadir paripurna ini sudah 297 orang. Sehingga koutum tercapai,” kata Puan membuka rapat, Selasa (22/6/2021).

Diketahui, salah satu agenda rapat parpurna hari ini ialah menetapkan mitra kerja Komisi VI, Komisi VII, dan Komisi X. Setelahnya dilanjutkan dengan pengambilan keputusan di dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani.

Selain agenda penetapan mitra kerja di tiga komisi, agenda lainnha ialah penetapan dan pengambilan kepitusan terkait perpanjangan terhadap pembahasan RUU tentang Penanggulangan Bencana dan RUU tentang Pelindungan Data Pribadi,

Puan mengatakan berdasarkan hasil Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Bamus DPR RI pada 17 Juni 2021, pimpinan Komisi VIII DPR meminta perpanjangan waktu pembahasan RUU tentang Penanggulangan Bencana. Sedangkan perpanjangan waktu pembahasan RUU tentang Pelindungan Data Pribadi diminta oleh pimpinan Komisi I.

Adapun dua agenda lain yang turut dibahas dalam rapat paripurna hari ini ialah penyampaian Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2020 oleh BPK RI dan penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2020 oleh BPK RI.

Penampakan rapat paripurna di DPR. (Suara.com/Novian)
Penampakan rapat paripurna di DPR. (Suara.com/Novian)

Puan berujar rapat paripurna dilakukan dengan pembatasan kehadiran secara ketat. Di mana DPR mulai membtasai kehadiran dalam rapat hanya 25 persen.

“DPR RI masih tetap melaksanakan rapat dengan protokol kesehatan dan pembatasan kehadiran,” kata Puan.

3 Kali Absen Rapur DPR

Setelah absen pada tiga kali rapat paripurna di masa persidangan V sejak 6 Mei 2021, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin tampak hadir dalam rapat paripurna hari ini.

Azis hadir secara fisik di ruang sidang. Dari pantauan, Azis duduk di antara Ketua DPR Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel yang juga hadir secara fisik.

Sementara itu, Puan yang memimpin jalannya rapat menyampaikan jumlah anggota yang hadir baik secara fisik maupun virtual.

“Menurut catatan dari Kesekjenan daftar hadir pada kesenpatan ini adalah 63 fisik, 285 virtual,” kata Puan membuka rapar paripurna, Senin (31/5/2021).

Dengan jumlah kehadiran tersebut dikatakan Puan maka rapat paripurna hari ini sudah mencapai kuorum.

“(Total) 348 orang anggota dengan demikian kuorum telah tercapai,” ujar Puan.

Adapun rapat paripurna hari ini ialah menganggendakan penyampaian tanggapan dari pemerintah terhadap pandangan fraksi-fraksi atas kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) RAPBN tahun anggaran 2022.

Golkar Minta Azis Kooperatif Tugas di DPR

DPP Partai Golkar meminta Waketumnya yang juga Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin kooperatif dalam menjalani pemeriksaan oleh KPK apabila ada pemanggilan.

Pemeriksaan yang dimaksud ialah terkait dugaan keterlibatan Azis dalam perkara suap antara penyidik KPK dengan wali kota Tanjungbalai.

Ketua Bakumham DPP Partai Golkar Supriansa mengatakan dirinya juga sudah menyampaikan pesan agar Azis kooperatif secara langsung saat bertemu.

“Saya sampaikan kalau nanti pada akhirnya ada panggilan ke KPK maka ya harus di ikuti dan apa yang menjadi undangan yang ada di KPK. Kalau dalam rangka penyidikan dalam rangka klarifikasi ya harus ikuti. Jadi harus taat kepada mekanisme hukum yang berjalan,” tutur Supriansa di Kompleks Parlemen DPR, Selasa (25/5/2021).

Selain menyoal pemeriksaan di KPK, Supriansa meminta Azis untuk kooperatif terkait tugas-tugasnya sebagai pimpinan DPR.

Mengingat sejak dugaan keterlibatan Azis dalam perkara suap, Azis tak pernah terlihat di DPR.

“Saya kira beliau juga bisa kooperatif dalam menjalankan tugas-tugas beliau di kedewanan. Karena status hukum beliau kan belum, beliau kemarin kan dipanggil sebagai saksi kan, jadi saya rasa Pak Azis bisa hadir,” kata Supriansa.

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

PPKM Level 4 Berlanjut, Menko Perekonomian: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan

PPKM Level 4 Berlanjut, Menko Perekonomian: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pfizer Klaim Vaksin Dosis Ketiga Tingkatkan Antibodi terhadap Varian Delta Covid-19

Pfizer Klaim Vaksin Dosis Ketiga Tingkatkan Antibodi terhadap Varian Delta Covid-19

Analisis   Headline   Internasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
Jokowi Minta Pengusaha Tiru Pembangunan Rumah Oksigen

Jokowi Minta Pengusaha Tiru Pembangunan Rumah Oksigen

Bisnis   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Pemerintah Fokus Pada Penanganan COVID-19, Revisi PP 109 Bukan Prioritas

Pemerintah Fokus Pada Penanganan COVID-19, Revisi PP 109 Bukan Prioritas

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Turunkan Angka Penularan dan Kematian, Pemerintah Terus Perkuat Testing dan Tracing

Turunkan Angka Penularan dan Kematian, Pemerintah Terus Perkuat Testing dan Tracing

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
Tentara Israel Tembak Mati Bocah Palestina di Tepi Barat

Tentara Israel Tembak Mati Bocah Palestina di Tepi Barat

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kebakaran Hutan di Turki, Warga Perumahan Dievakuasi

Kebakaran Hutan di Turki, Warga Perumahan Dievakuasi

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Curigai Tuntutan Rendah Juliari, ICW Sebut KPK Gagal Bela Korban Bansos Covid-19

Curigai Tuntutan Rendah Juliari, ICW Sebut KPK Gagal Bela Korban Bansos Covid-19

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Dalih KPK Tuntut Eks Mensos Juliari 11 Tahun Bui, Jubir: Berdasar Hasil Fakta Penyidikan

Dalih KPK Tuntut Eks Mensos Juliari 11 Tahun Bui, Jubir: Berdasar Hasil Fakta Penyidikan

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Dinilai Lari dari Agenda, Pemerintah Diminta Prioritaskan Nakes Ketimbang Influencer

Dinilai Lari dari Agenda, Pemerintah Diminta Prioritaskan Nakes Ketimbang Influencer

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com