https://www.youtube.com/watch?v=W_JHm1L620A&t=4913s
triggernetmedia.com – Memperingati Hari Air Sedunia di Kabupaten Landak tahun ini yang diperingati diwarnai dengan penanaman pohon 500 pohon dengan beragam jenis, seperti jenis matoa, jambu, lengkeng, rambutan, mangga, sawo.
Selain itu, juga dilakukan penebaran bibit ikan nila sebanyak 5000 ekor bersama oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa bersama Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak Provinsi Kalimantan Barat dan Komunitas Lindungi Hutan Landak di kawasan makam juang mandor, Kecamata Mandor, Kabupaten Landak, pada Selasa (6/4/2021).
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengatakan peringatan air sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret ini mulai diperingati sejak tahun 1993.
“Ini merupakan hal yang penting di peringati karena air merupakan sumber kehidupan makhluk hidup,” katanya.
“Air merupakan unsur utama dalam hidup manusia, tanpa air kita tidak bisa hidup. Dengan situasi hari ini dengan bertambahnya manusia dan bumi tidak bertambah luas, maka eksploitasi alam untuk kehidupan manusia sudah sangat luar biasa dan pada taraf yang memprihatinkan. Untuk itu, diperlukan kesadaran kita bersama menjaga lingkungan agar air tetap tersedia, lingkungan tetap terjaga, juga akan menyediakan air yang cukup bagi kita semua untuk hidup,” katanya menambahkan.

Menurutnya, apa yang dilakukan pihak Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap lingkungan. Dimana ini merupakan puncak dari rangkaian yang telah dilaksanakan sejak peringatan Hari Air Sedunia.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman PUPR yang telah memberikan perhatian kepada lingkungan, seperti yang kita ketahui lahan kritis di kecamatan Mandor ini cukup luas sehingga memerlukan partisipasi semua pihak agar dapat kembali seperti ekosistem alaminya, semoga ini menjadi inspirasi semua pihak,” ungkap Karolin.
Terhadap Komunitas Lindungi Hutan Landak yang selama ini dinilai sudah berjuang melestarikan dan menghijaukan lahan-lahan kritis di kabupaten landak, diharapkan dapat dijadikan contoh yang baik bagi generasi mudan.
“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada adik-adik Lindungi Hutan yang selama ini sangat konsentrasi terhadap penghijuan di kabupaten Landak. Semoga generasi milenial kita ini memiliki kepedulian terhadap lingkungan, karena kedepan, alam ini juga untuk kehidupan generasi kita dimasa yang akan datang,” tutup Karolin.
Pewarta : Dek
Editor : Ariz



