triggernetmedia.com – Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Laupaten Landak, Daniel mengatakan, sebanyak 20 orang Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Landak melakukan pelatihan penangkapan ular di halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja, pada Rabu (17/3/2021). Selain mencegah dan memadamkan kebakaran,pelatihan tersebut guna mempertegas tugas pokok Damkar yakni menyelamatkan korban baik kebakaran maupun bencana lainnya.
“Selain memadamkan kebakaran kita juga ada tugas pokok lainnya yakni menyelamatkan korban. Nah, hari ini kita mengadakan pelatihan berupa pengenalan jenis ular, peralatan yang digunakan dan dan teknik penangkapan ular supaya petugas memiliki keahlian dan kompetensi dalam penyelamatan warga terhadap serangan ular,” ujar Daniel, Kamis (18/3/2021) di Ngabang.
“Kita berharap setelah kegiatan ini supaya Bidang Damkar Satpol-PP kabupaten Landak memiliki keterampilan dan keahlian dalam menangani serangan ular berbisa sehingga kehadiran kita dapat memberikan rasa aman di masyarakat,” katanya menambahkan.
Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Wibersono L. Djait mengatakan pelatihan tersebut merupakan keahlian yang wajib dimiliki oleh petugas dalam hal ini Bidang Pemadam Kebakaran mengingat kehadiran petugas sangat diperlukan bukan hanya saat terjadi kebakaran.
“Petugas Damkar ini memiliki banyak tugas pokok yang tidak semuanya berkaitan dengan api. Banyak diluar sana, mencegah bahaya yang bisa mengancam nyawa juga dilakukan. Lengkap dengan perlengkapan khusus, petugas harus naik untuk memindahkan sarang tawon. Karena jika tersengat tawon jenis ini, dapat mengakibatkan kematian bagi warga,” ujar Kasatpol-PP Landak ini.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengapresiasi pelatihan yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Landak. Dirinya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya apresiasi, sebab ini merupakan tindakan sosial yang harus kita lakukan kepada masyarakat, agar kedepannya Satpol PP terus hadir di masyarakat dan semakin menjadi aparatur yang melayani masyarakat dalam situasi apapun,” kata Karolin.
Untuk diketahui di kabupaten Landak, terutama di Pasar Ngabang bila hanya memiliki 1-2 pemadam kebakaran dinilai kurang cukup. Umunya warga berharap Damkar di kabupaten Landak terus meningkatkan keterampilannya. Selain tanggap dalam hal memadamkan api kebakaran, tentunya banyak masyarakat yang memerlukan bantuan berkaitan dengan keselamatan warga.
Pewarta : Dek
Editor : Ariz





