Polri Surati Komnas HAM, Minta Barang Bukti Kasus Laskar FPI

Trigger Netmedia - 15 Februari 2021
Polri Surati Komnas HAM, Minta Barang Bukti Kasus Laskar FPI
Rekonstruksi di lokasi ketiga rest area KM 50 Tol Jakarta Cikampek tempat laskar FPI akhirnya menyerah ke polisi, Senin (14/12/2020) dini hari WIB. - (Suara.com/Tio)

triggernetmedia.com – Mabes Polri telah mengirimkan surat permohonan permintaan barang bukti terkait hasil investigasi kasus kematian enam Laskar FPI kepada Komnas HAM. Permintaan tersebut diajukan untuk menindaklanjuti hasil investigasi Komnas HAM yang menyimpulkan adanya dugaan pelangggaran HAM terkait kematian empat dari enam laskar FPI yang tewas tertembak di Tol Jakarta-Cikampek.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, bahwa pihaknya telah mengirimkan surat permohonan permintaan barang bukti kepada Komnas HAM pada Senin (15/2/2021) pagi tadi.

“Sudah dikirim tadi pagi,” kata Andi saat dikonfirmasi, Senin (15/2/2021).

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengklaim bahwa Polri telah mempelajari secara keseluruhan hasil investigasi Komnas HAM. Setidaknya ada dua poin yang menjadi perhatian, yakni terkait peristiwa penyerangan laskar FPI dan dugaan unlawful killing atau pembunuhan di luar hukum.

Rusdi juga menyampaikan bahwa pihaknya berencana meminta barang bukti hasil investigasi kepada Komnas HAM. Sebab, barang bukti tersebut diperlukan untuk menindaklanjuti hasil investigasi Komnas HAM terkait kematian laskar FPI yang telah diserahkan kepada pihaknya.

“Sesuatu yang menjadi lebih penting untuk Polri dapat menindaklanjuti daripada permasalahan ini adalah barang bukti yang sampai saat ini masih dikuasai oleh Komnas HAM,” kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/2) pekan lalu.

 

Dugaan Pelanggaran HAM

Komnas HAM sebelumnya mengungkapkan adanya dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum anggota polisi di balik kasus kematian empat dari enam laskar FPI yang tewas tertembak di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Meski, Komnas HAM menyebut dugaan pelanggaran tersebut tak masuk ke dalam kategori HAM berat.

“Kami tidak menemukan indikasi ke arah itu (pelanggaran HAM berat),” kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Kamis (14/1/2021).

Meski bukan masuk ke dalam kategori pelanggaran HAM berat, Tim Penyelidikan Komnas HAM tetap menemukan adanya pelanggaran HAM. Sebab empat dari enam laskar FPI ditemukan tewas dalam satu waktu yang bersamaan ketika berada di dalam kekuasaan anggota polisi.

Dengan begitu, Tim Penyelidikan Komnas HAM membuat rekomendasi agar kejadian tewasnya laskar FPI itu dibawa ke peradilan pidana umum guna membuktikan indikasi adanya unlawful killing.

“Komnas HAM tentu berharap nanti ada suatu proses hukum yang akuntabel, transparan, seluruh publik bisa menyaksikannya,” ujarnya.

“Nah, peradilan itulah nanti kemudian yang bisa memutuskan apa yang sungguh-sungguh diyakini sebagai suatu kejadian peristiwa hukum tersebut,” pungkas Taufan.

 

Sumber : Suara.com 

Tinggalkan Komentar

Terkini

Mayangsari Pose Bareng Kuda, Dipuji Mirip Telenovela

Mayangsari Pose Bareng Kuda, Dipuji Mirip Telenovela

Headline   Infotainment   Lifestyle   Serba-serbi   Situs-situs   Trend
Jadi Istri Pejabat, Arumi Bachsin Berhenti Beli Tas Branded

Jadi Istri Pejabat, Arumi Bachsin Berhenti Beli Tas Branded

Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Trend
Resep Bakwan Oat Meal Rendah Kalori, Cocok untuk Diet

Resep Bakwan Oat Meal Rendah Kalori, Cocok untuk Diet

Headline   Lifestyle   Recipes   Tips   Trend
Empat Tips Masak Mi Instan, Lebih Sehat dan Enak Buat Anak Kos

Empat Tips Masak Mi Instan, Lebih Sehat dan Enak Buat Anak Kos

Food   Headline   Lifestyle   Recipes   Tips   Trend
Sekjen PSSI: Shin Tae-yong Ingin TC Timnas Indonesia U-18 Digelar Akhir Bulan Ini

Sekjen PSSI: Shin Tae-yong Ingin TC Timnas Indonesia U-18 Digelar Akhir Bulan Ini

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport
Jelang Liga 1 2021, Bali United Siap Hadapi Persik Kediri

Jelang Liga 1 2021, Bali United Siap Hadapi Persik Kediri

Headline   Nasional   News   Sport   Superliga
Menteri BUMN Erick Thohir Pastikan Stok Obat Covid-19 Masih Cukup

Menteri BUMN Erick Thohir Pastikan Stok Obat Covid-19 Masih Cukup

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Hingga Mei 2021, APBN Sudah Tekor Rp 219,3 Triliun

Hingga Mei 2021, APBN Sudah Tekor Rp 219,3 Triliun

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kasus Covid-19 Melejit, Target 8 Persen Ekonomi Kuartal II Bisa Tercapai?

Kasus Covid-19 Melejit, Target 8 Persen Ekonomi Kuartal II Bisa Tercapai?

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
5 Aturan Baru PPKM Mikro yang Diperketat, Berlaku hingga 5 Juli

5 Aturan Baru PPKM Mikro yang Diperketat, Berlaku hingga 5 Juli

Ekonomi   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com